JAKARTA - Kisruh Setgab partai koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga usai. Berkali-kali, PKS disebut-sebut akan didepak oleh Setgab karena melanggar perjanjian koalisi. Namun, langkah nyata untuk mengeluarkan PKS belum juga terlihat dilakukan Setgab. Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan justru meminta PKS untuk mundur tanpa diminta terlebih dulu oleh Setgab.
\"Kalau di code of conduct itu kan ada dua alternatif. Mengundurkan diri atau dimundurkan. Memang lebih terhormat mengundurkan diri.
Mereka kan sudah secara eksplisit bertentangan pemerintah. Masak koalisi sikapnya berbeda,\" kata Syarief di kompleks kantor Presiden, Jakarta, Kamis, (20/6).
Setgab sudah mengisyaratkan agar PKS lebih baik mundur, tapi partai itu tampaknya belum bertindak lebih jauh. Oleh karena itu, terkait nasib PKS kata Syarief, akan diselesaikan setelah Setgab dan pemerintah menyelesaikan urusan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
\"Insya Allah setelah ini. Partai koalisi ya harus sejalan dengan pemerintah,\" sambungnya.(flo/jpnn)
Demokrat Minta PKS Mundur Terhormat dari Setgab
Kamis 20-06-2013,18:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB