JAKARTA - Kisruh Setgab partai koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga usai. Berkali-kali, PKS disebut-sebut akan didepak oleh Setgab karena melanggar perjanjian koalisi. Namun, langkah nyata untuk mengeluarkan PKS belum juga terlihat dilakukan Setgab. Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan justru meminta PKS untuk mundur tanpa diminta terlebih dulu oleh Setgab.
\"Kalau di code of conduct itu kan ada dua alternatif. Mengundurkan diri atau dimundurkan. Memang lebih terhormat mengundurkan diri.
Mereka kan sudah secara eksplisit bertentangan pemerintah. Masak koalisi sikapnya berbeda,\" kata Syarief di kompleks kantor Presiden, Jakarta, Kamis, (20/6).
Setgab sudah mengisyaratkan agar PKS lebih baik mundur, tapi partai itu tampaknya belum bertindak lebih jauh. Oleh karena itu, terkait nasib PKS kata Syarief, akan diselesaikan setelah Setgab dan pemerintah menyelesaikan urusan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
\"Insya Allah setelah ini. Partai koalisi ya harus sejalan dengan pemerintah,\" sambungnya.(flo/jpnn)
Demokrat Minta PKS Mundur Terhormat dari Setgab
Kamis 20-06-2013,18:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-04-2026,09:33 WIB
Desa Pasar Lama Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Rabu 29-04-2026,14:27 WIB
Bupati Mukomuko Jamin Mutasi 109 Pejabat Pemkab Mukomuko Tanpa Transaksional
Rabu 29-04-2026,09:36 WIB
Zita Anjani Resmikan Penguatan Kemumu sebagai Destinasi Ekowisata Nasional
Rabu 29-04-2026,09:30 WIB
96 Koperasi Kaur Rampungkan RAT, Sisanya Didorong Segera Lapor
Rabu 29-04-2026,09:27 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kaur Dikebut, Siswa Baru Dibuka Juni
Terkini
Rabu 29-04-2026,15:52 WIB
Usai Salat Subuh di Masjid Nabawi, JCH Bengkulu Meninggal
Rabu 29-04-2026,15:22 WIB
Residivis Narkoba Diciduk di Padang Serai, Kedapatan Bawa Sabu Paket Besar
Rabu 29-04-2026,14:35 WIB
Antusias Tinggi, 258 Warga Daftar Pelatihan BLK Bengkulu Utara 2026
Rabu 29-04-2026,14:31 WIB