Antusias Tinggi, 258 Warga Daftar Pelatihan BLK Bengkulu Utara 2026
Sutrino MPd--
BENGKULUEKSPRESS.COM- Minat masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara untuk meningkatkan keterampilan kerja melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun 2026 terbilang sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada 21 hingga 27 April 2026, tercatat sebanyak 258 warga telah mendaftarkan diri melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bengkulu Utara.
Saat ini, seluruh pendaftar memasuki tahapan seleksi peserta yang dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 29 April 2026 di kantor UPTD BLK Bengkulu Utara. Seleksi ini menjadi penentu bagi calon peserta yang akan mengikuti berbagai program pelatihan sesuai bidang keahlian yang tersedia.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu Utara, Sutrino MPd, menjelaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform Skillhub pada aplikasi SIAPKerja. Meski demikian, para peserta tetap diwajibkan menyerahkan berkas administrasi secara langsung ke kantor UPTD BLK sebelum batas akhir pendaftaran.
“Pendaftaran dilakukan secara online melalui Skillhub di aplikasi SIAPKerja, namun peserta juga harus melengkapi proses administrasi dengan menyerahkan berkas langsung ke UPTD BLK sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Sutrino.
Ia menegaskan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kesadaran masyarakat Bengkulu Utara terhadap pentingnya peningkatan kompetensi di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang lebih terampil dan siap bersaing.
BACA JUGA:Wabup Bengkulu Utara Tinjau Sekretariat DPRD, Tekankan Optimalisasi Pelayanan Publik
BACA JUGA:Bupati Mukomuko Jamin Mutasi 109 Pejabat Pemkab Mukomuko Tanpa Transaksional
Menurutnya, setiap jurusan atau kejuruan dalam pelatihan tersebut memiliki kuota terbatas, yakni hanya 16 peserta per kelas. Karena itu, masyarakat diminta cepat memanfaatkan peluang yang diberikan pemerintah melalui program pelatihan gratis tersebut.
“Setiap kelas hanya menampung 16 peserta, sehingga kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja,” tambahnya.
Hasil seleksi peserta dijadwalkan diumumkan pada 4 Mei 2026. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 5 hingga 6 Mei 2026 sebagai syarat mengikuti pelatihan resmi.
Sutrino berharap, melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, masyarakat tidak hanya memiliki bekal untuk masuk ke dunia kerja formal, tetapi juga mampu membuka peluang usaha mandiri sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
“Harapan kami, program ini mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan mandiri. Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta bisa bekerja di berbagai sektor ataupun menciptakan lapangan kerja sendiri,”tandasnya.(127)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
