KOTA MANNA, BE – Sekitar 20 orang mahasiwa Bengkulu Selatan (BS) yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bengkulu Selatan (APBS) kemarin sebanyak Sekretariat DPRD BS. Mereka mempertanyakan kejelasan status ijazah palsu milik Bupati BS Reskan Efendi Awaludin SE. Para mahasiswa ini gabungan dari berbagai organisasi mahasiswa diantaranya dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) BS, Gerakan Mahasiswa ( GEMA), Ikatakan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) BS dan lainnya. Menurut mahasiswa, saat ini pihak Mapolda Bengkulu masih terus mengusut kasus dugaan ijazah palsu milik Bupati tersebut. \"Untuk diketahui saat ini POlda masih terus mengusut dugaan ijazah palsu milik Bupati BS, harapan kami DPRD BS dapat membentuk pansus untuk memastikan ijazah milik Bupati palsu atau asli, \" kata Yogianto dari IMM BS. Masih menurut Yogianto sebagai wujud keseriusan mahasiswa BS yang tergabung dalam APBS terkiat dugaan ijazah palsu milik Bupati BS, maka dalam waktu dekat ini para mahasiswa ini akan mendatangi Mapolda Bengkulu guna meminta penjelasan terkait penyelidikan ijazah palsu milik Bupati. \"Kami sangat serius dalam menyelusuri dugaan ijazah palsu milik Bupati, untuk itu pada 7 Juni mendatang kami akan datangi Mapolda minta penjelasan sejauh mana perkembangan penelusuran ijazah palsu milik Bupati BS, \" katanya. Ditambahkan Ketua KAMMI BS, Mekki Suprianto, tidak tuntasnya masalah ijazah palsu milik Bupati BS ini dapat mencoreng dunia pendidikan di BS terutama di kalangan mahasiswa, sebab hal itu dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar, karena jika dugaan ijazah palsu itu benar-benar nyata dan sengaja ditutup- tutupi maka ke depannya bukan tidak mungkin ada lagi ijazah paslu dimiliki pejabat di BS. \"Kami ingin DPRD BS tidak tinggal diam dengan dugaan ijazah palsu milik Bupati BS dengan ikut menyelusuri kebenaran dugaan ijazah palsu itu, \" terangnya yang diamini oleh rekan-rekannya yang lain. Sementara itu Wakil ketua II DPRD BS Drs Gunadi Yunir MM menyatakan bahwa selama ini pihak Mapolda sudah menghentikan penyidikan kasus dugaan ijazah palsu (SP3) milik Reskan Efendi Awaludin selaku Bupati BS. Karena dugaan itu tidak terbukti. Untuk itu dirinya menantang mahasiswa jika punya bukti kuat adanya dugaan ijazah palsu milik Bupati silahkan sampaikan pada pihaknya dan juga kapolda Bengkulu. Sehingga pihaknya siap bersama-sama Mahasiswa untuk membuktikan jika ijazah itu benar-benar palsu. \" Selama ini kan masalah ijazah palsu itu sudah di SP3 kan, jadi kalau adik-adik mahasiswa punya bukti baru yang kuat untuk membuktikan jika ijazah milik BUpati palsu, kami siap mendukungnya, namun jika hanya katanya maka tidak bisa membuktikan itu dan merubah SP3 yang dikeluarkan oleh kapolda Bengkulu,\" tantangnya mewakili anggota DPRD lainnya. (369).
APBS Minta DPRD Telusuri Ijazah Bupati
Rabu 05-06-2013,18:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,19:42 WIB
Indosat Prediksi Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran, Jaringan di Sumatra Diperkuat
Minggu 15-03-2026,19:36 WIB
215 Hektare Lahan di Pulau Baai Disiapkan untuk Kawasan Industri, Studi Kelayakan Dikebut
Minggu 15-03-2026,19:45 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Digelar di Pantai Panjang, Siapkan Dua Motor untuk Juara Murai Batu
Minggu 15-03-2026,19:47 WIB
HUT Kota Bengkulu ke-306 Digelar Usai Lebaran, Ada Kegiatan Rakyat
Terkini
Senin 16-03-2026,16:01 WIB
Cegah Pungli Parkir di Wisata, Bapenda Kota Bengkulu Pasang Spanduk Tarif Resmi
Senin 16-03-2026,15:58 WIB
Siswa Libur Hingga 28 Maret, Disdikbud Kota Bengkulu Tekankan Peran Orang Tua
Senin 16-03-2026,15:55 WIB
Pengadaan Laptop Disdikbud Mukomuko Disorot, Anggaran 2026 Capai Lebih Rp1 Miliar
Senin 16-03-2026,15:50 WIB
Gerai Koperasi Desa Merah Putih Talang Gading Siap Beroperasi
Senin 16-03-2026,15:46 WIB