BANGKOK - Lebih dari seribu insan media dari berbagai penjuru dunia mengikuti 65th World Newspaper Congress di Bangkok, Thailand, 2-5 Juni 2013. Kongres yang diselenggarakan WAN-IFRA (The World Associaton of Newspapers and News Publishers, asosiasi surat kabar dunia) itu juga menggelar 20th World Editors Forum dan 23rd World Advertising Forum.
Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra dijadwalkan memberikan pidato pada hari ketiga kongres besok (4/6). Meski secara resmi acara baru dibuka pagi ini (3/6), mulai kemarin sudah ada sejumlah aktivitas di venue. Di antaranya beberapa diskusi tentang perubahan-perubahan yang terjadi di newsroom, tentang media digital, serta kebebasan pers dan pengembangan media.
Sejak pagi kemarin peserta mulai berdatangan dan meninjau venue kongres di Bangkok Convention Centre (BCC). Termasuk delegasi Jawa Pos Group yang jumlahnya terbanyak di antara peserta lain. Total Jawa Pos Group mengirimkan 83 orang. Mereka terdiri atas para CEO, direktur, pemimpin redaksi, manajer iklan dan pemasaran, wartawan, serta desainer halaman.
Beberapa media Indonesia lainnya juga mengirimkan delegasi. Di antaranya dari Harian Kompas, Bisnis Indonesia, Jakarta Post, Koran Tempo, Bali Post, dan Suara Merdeka.
Selain Indonesia, India juga mengirimkan delegasi yang cukup banyak dari beberapa media. Juga terdaftar peserta dari Kanada, Inggris, AS, Brasil, Turki, Denmark, Italia, Finlandia, Irlandia, Tiongkok, Swedia, Prancis, Jepang, Venezuela, Republik Ceko, Afrika Selatan, dan Kosta Rika.
Beberapa topik menarik tentang tren media global tersaji setelah pembukaan. Juga perkembangan media di Asia, di mana Indonesia dan India dijadikan model pertumbuhan media print (koran, tabloid, majalah). Perkembangan media digital dan teknologi tablet masih menjadi pembahasan. Topik ini pernah didiskusikan dalam kongres di Wina, Austria, dua tahun lalu.
Direktur Utama Jawa Pos Koran Azrul Ananda dijadwalkan tampil sebagai panelis pada sesi Focus on Asian Media pada hari terakhir, Rabu (5/6). Azrul tampil bersama Jeongdo Hong, vice president JoongAng Media Network, Korea Selatan; Sandy Prieto, CEO Philippine Daily Inquirer, Filipina; dan Supakom Vejjajiva, president & COO Post Publishing, Thailand.
Kongres akan dibuka oleh Wakil Perdana Menteri Thailand yang juga Menteri Keuangan H.E. Kittirat Na Ranong. Sebelumnya, President of WAN-IFRA Jacob Mathew akan memberikan pidato pembukaan. Sedangkan Chairman of Asia Pacific Committee WAN-IFRA Pichai Chuensuksawadi memberikan pidato selamat datang. Pembukaan dipungkasi presentasi Golden Pen of Freedom oleh Erik Bjerager, president of World Editors Forum.
\"Semua sudah siap. Kami ingin menjadi tuan rumah yang terbaik,\" ujar Wilson Leong, operations manager kongres.
Menurut President of WAN-IFRA Jacob Mathew, pertemuan di Bangkok ini diharapkan memberikan strategi yang efektif untuk pengembangan sebuah penerbitan. \"Saya yakin Anda semua akan menemukan sesuatu yang praktis untuk mengembangkannya di perusahaan Anda,\" ujar Mathew. (ari/sup/ca)
Hadiri Kongres WAN-IFRA, Jawa Pos Group Terbanyak
Senin 03-06-2013,08:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 03-09-2026,13:31 WIB
Jangan Tertipu Sikap Manis, Ini Tanda Pasangan yang Sebenarnya Red Flag
Kamis 03-09-2026,13:05 WIB
5 Kebiasaan Sehari-hari untuk Menjaga Postur dan Kesehatan Tulang Belakang
Kamis 03-09-2026,13:00 WIB
Sering Ada di Dapur, Ternyata Kayu Manis Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
Kamis 03-09-2026,13:22 WIB
Jangan Langsung Oles Odol! Ini Pertolongan Pertama Saat Kulit Terbakar
Kamis 03-09-2026,12:10 WIB
Karya Kreatif GERKATIN Bengkulu, Mars Kota Bengkulu Dibawakan dalam Bahasa Isyarat
Terkini
Kamis 03-09-2026,17:28 WIB
SK Panitia Pilkades 37 Desa di Mukomuko Menunggak, DPMD Minta Segera Diserahkan
Kamis 03-09-2026,17:25 WIB
RBMG Sambangi Kajati Bengkulu, Perkuat Sinergi Media dan Kejaksaan
Kamis 03-09-2026,17:23 WIB
Kerja 6 Hari Dibayar 5, Usin: SPPG yang Potong Hak Relawan Itu Dzolim!
Kamis 03-09-2026,17:22 WIB
Relawan SPPG Lima Bulan Tanpa BPJS, DPRD Provinsi Bengkulu Soroti Dugaan Pelanggaran
Kamis 03-09-2026,17:20 WIB