MUARA BANGKAHULU, BE – Mulyadi, dosen bahasa Inggris Universitas Bengkulu (UNIB), membantah kelompok pengajian yang digelar rumahnya merupakan aliran sesat. Hal ini ia sampaikan membantah pernyataan sesat oleh Ketua MUI Kota Bengkulu, Rusdi Syam beberap waktu lalu. Mulyadi dalam konfrensi pers yang digelarnya, kemarin, menilai ucapan yang telah disampai Ketua MUI Kota tersebut hanya untuk memperkeruh suasana. Dia juga membantah jika MUI Kota telah memberikan surat peringatan untuk menghentikan kegiatan pengajian yang telah berlangsung sekitar 13 tahun tersebut.Ia mengaku baru bertemu dengan Ketua MUI Kota tersebut, ketika diadakan rapat atau pertemuan bersama dengan Badan Koordinasi Pakem di ruang Kapolsek Muara Bangkahulu Rabu (22/3) lalu. \"MUI itu hanya melemparkan bola panas. Sebab MUI dengan mudah menuduh orang aliran sesat, setelah di tengah warga ini bergolak dengan mudanya MUI bersembunyi tangan. Padahal yang bakal repot bukan MUI, tapi apar keamanan, padahal keresahan masyarakat kerena mendengar pernyataan sesat dari ketua MUI tersebut,\" sesal Mulyadi. Lebih jauh Mulyadi membantah isu yang mengatakan jika pengajian yang dijalani oleh kelompoknya tersebut melarang para perserta atau orang yang mengikuti pengajian tersebut menjalankan ibadah sholat. Menurut Mulyadi, dalam agama Islam, sholat itu hukumnya wajib, begitu juga yang diajarkan di kelompok pengajian yang dilaksanakannya. \"Kami ini hanya forum diskusi, kami bukan organisasi atau aliran, disini siapa saja dapat bergabung tidak perlu mendaftar, sebab kita tidak memiliki daftar anggota. Sebab itu tidak kami daftarkan ke kelembagaan pemerintahan,\" ucap Mulyadi. Ditambahkan Mulyadi, berdasarkan kesepakatan dalam pertemuan Rabu lalu, ia sudah memutuskan untuk menghentikan kegiatan pengajian yang dilakukan kelompoknya selama ini. Hal tersebut diambil mengingat situasi terkini yang tidak memungkinkan untuk menjalankan aktivitas pengajiannya. \"Kegiatan malam minggu kita itu, hanya melakukan diskusi tentang ayat-ayat Al-quran. Itu forum diskusi terbuka siapa saja boleh bergabung, walaupun hanya satu kali datang saja juga tidak apa-apa,\" ujar Mulyadi. Dijelaskan Mulyadi, dalam diskusi yang dilakukan kemlompoknya tersebut. Anggota diskusi akan mengingat kesalahan-kesalahan atau dosa-dosa yang selama ini telah dilakukannya. Sehingga ketika anggota diskusi menyatakan pernah berbuat dosa tersebut maka akan berikan penjelasan mengenai ayat al-quraan yang menjelaskan hukuman dari dosa yang telah dilakukan oleh anggota diskusi tersebut. Anggota diskusi akan mengingat semua kesalahan yang pernah dilakukannya, akibat mengingat dosa-dosa tersebutlah anggota diskusi itu sampai menangis. Sebab menutur Mulyadi dengan menangis tersebut harapannya anggota pengajian uang dilaksanakannnya dapat merenungi kesalahan dan tidak akan menlakukannya lagi. Konfresi Pers sendiri berlangsung pada Jum\'at (23/5) sekitar pukul 16.00 WIB, di kediaman pribadi Mulyadi yang berada di Kelurahan Pematang Gubernur. Dalam konfersi pers tersebut juga dihadiri beberapa anggota pengajian.(711)
Mulyadi : MUI Perkeruh Suasana
Minggu 26-05-2013,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,18:29 WIB
Penataan Parkir di Pasar Panorama Bengkulu Berujung Kesepakatan, Titik 28 dan 29 Tak Lagi Tumpang Tindih
Senin 21-09-2026,15:59 WIB
Pelindo Regional 2 Bengkulu Benahi Jalan Pelabuhan, Dukung Kelancaran Arus Logistik
Senin 21-09-2026,18:28 WIB
Polda Bengkulu Tangkap Dua Bidan, Diduga Jalankan Bisnis Suntik Putih Ilegal Selama Tiga Tahun
Senin 21-09-2026,16:08 WIB
Inovasi BALADEWA Pemkot Bengkulu: Lahir di RSUD Tino Galo, Bayi Pulang Bawa Dokumen Kependudukan Lengkap
Senin 21-09-2026,16:03 WIB
Pemkot Bengkulu Kebut Program Seribu Jalan Mulus, Puluhan Ruas Jalan Lingkungan dan Poros Mulai Digarap
Terkini
Selasa 22-09-2026,12:25 WIB
Tekan Biaya Penerbangan Haji, Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai
Selasa 22-09-2026,12:18 WIB
Perkiraan Bansos September 2026 Cair, Cek Status Penerima dengan NIK KTP
Selasa 22-09-2026,12:10 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Kini Peringkat Berapa?
Selasa 22-09-2026,10:59 WIB
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dean James Antusias Comeback ke Timnas Indonesia
Selasa 22-09-2026,10:56 WIB