MANNA, BE – Adanya rencana Pemkab Bengkulu Selatan (BS) merevisi Perda Nomor 2 tahun 1990 tentang penertiban hewan ternak mendapat sambutan positif dari warga. Hanya saja, warga menilai rencana kenaikan sanksi denda itu masih terlalu rendah hingga ternak masih akan tetap berkeliaran di jalan raya. Ini diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Peduli Pembangunan Masyarakat Pedesaan (GPPMP) Bengkulu Selatan, Namangudin kepada BE kemarin. ”Kami sangat mendukung Pemda merevisi kenaikan denda ternak berkeliaran, namun itu belum akan membuat pemilik ternak akan taat pada perda tersebut,” katanya. Menurutnya sanksi denda seharusnya didenda tinggi. Dirinya mengusulkan agar sanksi denda ternak berupa sapi dan kerbau minimal Rp 500 ribu per ekor.Selain itu untuk biaya pemeliharaan minimal Rp 250 ribu per hari. Ternak berupa kambing diusulkan dendanya minimal Rp 200 ribu per ekor dengan biaya pemeliharaan Rp 100 ribu perhari. ”Kalau memang menginginkan hewan ternak tidak ada lagi yang berkeliaran,maka sanksinya harus tinggi,” terangnya. Sebelumnya Kabag Hukum Pemda Yulius Saisar SH mengatakan jika draf usulan revisi perda ternak itu untuk ternak sapi atau kerbau yang tertangkap berkeliaran dendanya diusulkan untuk dinaikan dari Rp 100 ribu menjadi Rp 250 ribu dengan biaya pemeliharaan Rp 50 ribu per hari. Sedangkan untuk ternak kambing dari denda Rp 25 ribu per ekor diusulkan menjadi Rp 100 ribu per ekor.Begitu juga dengan biaya pemeliharaan dari Rp 10 ribu per hari menjadi Rp 25 ribu per hari. ”Itu kan baru draf usulan nanti akan dibahas bersama Dewan apakah usul itu diterima atau nantinya dendanya dinaikan lagi melebihi usulan,” ujarnya.(369)
Denda Ternak Terlalu Rendah
Sabtu 18-05-2013,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB