Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan

Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Reporter : Firman Triadinata
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah Kota Bengkulu mencatat laba sebelum pajak Rp4,48 miliar dan saldo kas serta simpanan di bank Rp15,8 miliar hingga Agustus 2026. Data itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perumda Tirta Hidayah, Medy Pebriansyah, saat memaparkan laporan kinerja dalam pengarahan bersama Wali Kota Bengkulu.

Medy mengatakan capaian tahun ini lebih baik dibandingkan 2024, ketika perusahaan mengalami kerugian.

"Hasil ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mengalami kerugian," kata Medy.

Perumda Tirta Hidayah kini melayani 42.672 pelanggan, naik sekitar 17,4 persen sejak 2022. Rasio pegawai terhadap pelanggan tercatat 4,83 pegawai per 1.000 pelanggan, yang menjadi rasio terbaik sejak 2022.

Menurut Medy, efisiensi itu antara lain ditopang penghematan belanja pegawai. Manajemen juga tengah menyiapkan struktur organisasi baru sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Wali Kota.

BACA JUGA:Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja

BACA JUGA:Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko

Wali Kota Minta Pegawai Kompak

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi capaian yang disampaikan jajaran Perumda Tirta Hidayah, tetapi meminta kinerja tetap dibarengi kekompakan internal. Ia meminta seluruh jajaran menyatukan visi dan langkah serta memperkuat komunikasi antarpimpinan dan pegawai.

"Kita harus membangun solid team dengan menyatukan visi, langkah, dan komunikasi antarjajaran. Seluruh karyawan harus bangga menjadi bagian dari Perumda Tirta Hidayah dan tidak mengeluhkan pada pekerjaan," kata Dedy.

Dedy juga mengingatkan pegawai agar menjaga keuangan pribadi dan tidak terjebak utang berlebihan, termasuk pinjaman bank, koperasi, maupun pinjaman online.

"Selalu bersyukur atas pekerjaan dan rezeki yang diterima. Karyawan harus pandai mengelola keuangan pribadi secara bijak, hindari utang berlebihan seperti pinjaman bank, koperasi, atau pinjol, dan hiduplah sesuai kemampuan agar tetap bersemangat dalam bekerja," ujarnya.(*)

Kategori :