Banner HONDA

Jelang Pilkades 2026, Kapolres Mukomuko Ingatkan Potensi Konflik Beda Dukungan

Jelang Pilkades 2026, Kapolres Mukomuko Ingatkan Potensi Konflik Beda Dukungan

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana mengimbau masyarakat menjaga kerukunan menjelang Pilkades serentak 2026.--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan dukungan sebagai pemicu perselisihan antarwarga.

Pilkades serentak di Kabupaten Mukomuko dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dan diikuti 37 desa. Masyarakat diminta menjaga kerukunan serta menciptakan suasana yang aman dan tertib selama seluruh tahapan pemilihan.

Riky mengatakan, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi secara bijaksana agar tidak merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

Menurutnya, menjaga keamanan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Calon kepala desa, tim pendukung, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, dan seluruh warga perlu berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif.

Ia juga mengingatkan para calon kepala desa beserta pendukungnya agar menjalankan kompetisi secara santun dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memancing perselisihan.

“Setiap warga memiliki hak untuk menentukan pilihan masing-masing. Kami berharap perbedaan dukungan tidak menjadi alasan untuk berselisih. Mari kita utamakan persaudaraan dan bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman,” ujar Riky, Jumat (9/10/2026).

BACA JUGA:Rombak Manajemen PDAM Tirta Hidayah, Wali Kota Bengkulu Soroti Kualitas Air Bersih

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Tanam 400 Bibit Alpukat di Kebun Tebeng, Dorong Lingkungan Hijau dan Ekonomi Warga

Warga Diminta Waspadai Informasi Hoaks

Selain mengantisipasi konflik akibat perbedaan dukungan, Kapolres meminta masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang beredar melalui media sosial maupun grup percakapan digital.

Informasi yang belum terverifikasi dapat memicu kesalahpahaman apabila langsung dipercaya atau disebarkan. Karena itu, warga diminta memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum meneruskannya kepada orang lain.

Riky juga mengimbau masyarakat segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian terdekat apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau tanda-tanda perselisihan di lingkungan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penanganan sejak dini.

Polres Mukomuko, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengamanan seluruh tahapan Pilkades sesuai tugas dan kewenangannya. Namun, upaya menjaga keamanan tetap membutuhkan kerja sama dari masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat.

Ia berharap Pilkades serentak 2026 berlangsung tertib tanpa mengorbankan kerukunan warga. Hubungan baik antarmasyarakat juga diharapkan tetap terjaga setelah pemilihan, terlepas dari calon yang memperoleh dukungan terbanyak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: