Salah satu cara rumahan yang sering digunakan adalah menggosok permukaan ikan dengan sedikit garam. Gosok secara perlahan dan merata, kemudian bilas kembali dengan air bersih.
Cara ini dapat membantu membuat permukaan ikan terasa lebih kesat sehingga lendir yang tersisa lebih mudah dibersihkan.
Namun, garam bukan pengganti proses memasak yang aman. Kebersihan tangan, peralatan, dan permukaan kerja tetap penting ketika menangani ikan mentah.
5. Jangan mengandalkan bahan tertentu untuk membuat ikan "bebas bakteri"
Jeruk nipis atau bahan asam lainnya sering digunakan dalam pengolahan ikan untuk membantu mengurangi aroma amis. Namun, penggunaannya tidak boleh dianggap sebagai cara untuk mensterilkan ikan.
FDA menekankan bahwa ikan mentah tetap harus ditangani dengan aman dan dimasak secara menyeluruh. Untuk seafood, FDA merekomendasikan suhu internal sekitar 145°F atau 63°C.
6. Keringkan ikan sebelum diberi bumbu
Setelah ikan selesai dibersihkan, tiriskan dan keringkan permukaannya menggunakan tisu dapur bersih.
Langkah ini membuat ikan tidak terlalu berair ketika dibumbui. Jika akan digoreng, permukaan ikan yang lebih kering juga dapat membantu mengurangi percikan minyak.
7. Perhatikan tanda ikan masih segar
Membersihkan lendir tidak akan membuat ikan yang sudah rusak menjadi layak dimakan. Karena itu, kondisi ikan sebelum diolah tetap harus diperhatikan.
Menurut FDA, ikan segar seharusnya memiliki aroma yang ringan dan segar, bukan bau asam, busuk, atau seperti amonia. Daging ikan juga seharusnya terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula ketika ditekan.
Jika ikan memiliki bau yang sangat menyengat, asam, tengik, atau seperti amonia, sebaiknya jangan dikonsumsi.
8. Jaga kebersihan peralatan
Setelah selesai membersihkan ikan nila, segera cuci pisau, talenan, wadah, dan permukaan dapur yang terkena ikan mentah menggunakan sabun dan air panas.
FDA juga menyarankan mencuci tangan dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik setelah menangani seafood mentah serta memisahkan peralatan untuk bahan mentah dari makanan yang siap disantap guna mencegah kontaminasi silang.