Baju Knit Mahal Jangan Sampai Rusak, Ini Cara Mencucinya

Rabu 02-09-2026,09:51 WIB
Reporter : Gina Arisandi
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM – Baju knit atau pakaian rajut menjadi salah satu pilihan yang nyaman digunakan karena teksturnya lembut dan mampu memberikan kesan stylish. Namun, bahan knit juga membutuhkan perawatan lebih hati-hati, terutama saat dicuci.

Kesalahan mencuci bisa membuat pakaian rajut berubah ukuran, melar, kehilangan bentuk, berbulu, atau bahkan menyusut. Risiko tersebut semakin perlu diperhatikan jika baju knit memiliki harga cukup mahal atau menjadi salah satu pakaian favorit.

Pada bahan berbasis wol, misalnya, panas, kelembapan, dan gesekan berlebihan dapat menyebabkan serat saling mengunci sehingga pakaian mengalami penyusutan atau perubahan bentuk.

Agar baju knit tetap nyaman digunakan dan bentuknya terjaga, berikut beberapa cara mencucinya.

1. Selalu Cek Label Perawatan

Sebelum mencuci, jangan langsung memasukkan baju knit ke mesin cuci. Perhatikan terlebih dahulu label perawatan yang terdapat pada pakaian. Setiap jenis knit dapat memiliki komposisi serat yang berbeda, seperti wol, katun, akrilik, atau campuran beberapa bahan. Karena itu, petunjuk pencucian dan pengeringannya juga bisa berbeda. The Woolmark Company menyarankan agar petunjuk pada label pakaian selalu diperiksa karena metode perawatan dapat berbeda tergantung jenis dan konstruksi pakaian. Jika label mencantumkan dry clean only, sebaiknya jangan mencoba mencucinya sendiri dengan air.

BACA JUGA:Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee x Naykilla & Tenxi Ramaikan Ribuan Video di Medsos

BACA JUGA:Air Dingin Bikin Berat Badan Naik? Jangan Terjebak Mitos, Ini Faktanya

2. Balik Baju Sebelum Dicuci

Sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci atau dicuci secara manual, balik bagian dalam baju ke luar. Cara sederhana ini dapat membantu melindungi permukaan luar pakaian dari gesekan selama proses pencucian. Untuk pakaian berbahan wol, Woolmark juga merekomendasikan membalik pakaian sebelum dicuci agar tampilan dan permukaannya tetap terjaga lebih lama. Jika menggunakan mesin cuci, baju knit juga bisa dimasukkan ke dalam laundry bag atau kantong khusus pakaian untuk mengurangi gesekan.

3. Pilih Air Dingin atau Suhu Rendah

Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah mencuci baju knit dengan air panas tanpa memperhatikan petunjuk pada label. Untuk pakaian wol yang dapat dicuci, Woolmark merekomendasikan penggunaan siklus khusus wol atau, jika tidak tersedia, siklus air dingin atau delicate. Air yang terlalu panas, terutama jika disertai gesekan kuat, dapat meningkatkan risiko perubahan ukuran pada serat tertentu. Karena itu, jika tidak ada petunjuk khusus dari produsen, pilihan yang lebih aman adalah menggunakan air dingin atau suhu rendah.

4. Gunakan Deterjen yang Lembut

Baju knit sebaiknya tidak dicuci menggunakan deterjen yang terlalu keras. Untuk pakaian berbahan wol, Woolmark merekomendasikan deterjen netral dan lembut yang memang sesuai untuk wol. Deterjen berat, pemutih, dan produk berbasis enzim tertentu sebaiknya dihindari. Penggunaan deterjen yang sesuai membantu menjaga serat pakaian sehingga tekstur dan bentuknya lebih awet. Jangan pula menggunakan deterjen secara berlebihan. Takaran secukupnya sesuai petunjuk produk sudah cukup untuk membersihkan pakaian.

5. Jangan Dikucek atau Diperas Terlalu Keras

Kategori :