BENGKULUEKSPRESS.COM - Dinas PUPR Bengkulu Selatan memastikan setiap proyek infrastruktur yang dikerjakan tidak asal jadi. Pengawasan ketat dilakukan guna menjamin kualitas pembangunan, terutama pada proyek jalan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah rekonstruksi jalan di Desa Air Kemang, Kecamatan Pino Raya. Jalan ini merupakan jalur alternatif penghubung masyarakat Pino Raya menuju Kota Manna yang sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan ST, mengatakan pihaknya turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
“Dulu jalan ini jalan utama sebelum dibangun jalan dua jalur, penghubung Pino Raya dan Kota Manna,” ujar Iwan.
BACA JUGA:Jurnalis Bengkulu Selatan Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pembunuhan Karakter
BACA JUGA: Erna Sari Dewi Pindah ke Komisi V, DPRD Harap Bantu Infrastruktur Bengkulu Selatan
Ia menjelaskan, proyek tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD Bengkulu Selatan tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp134 juta. Pekerjaan telah dimulai sejak pertengahan Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada awal Juli 2026.
Menurutnya, seluruh material dan konstruksi yang digunakan harus memenuhi standar. Ia menegaskan tidak boleh ada pekerjaan yang dilakukan secara asal-asalan.
“Tidak ada pemborong yang mau rugi, negara juga tidak boleh rugi, maka lakukan pekerjaan dengan baik karena manfaatnya untuk masyarakat langsung,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya juga mengingatkan pelaksana proyek, CV Adena Putra Cempaka, agar menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi dan tepat waktu.
Iwan menambahkan, jalan tersebut sebelumnya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Namun kini telah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga tanggung jawab perbaikannya berada di pemerintah daerah.
“Akan dilaksanakan selesai tepat waktu dan pengawasan dari kami,” demikian Iwan.(117)