BENGKULUEKSPRESS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling ditunggu oleh banyak orang. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, THR sering kali dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari belanja, mudik, hingga berbagi dengan keluarga.
Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan bahwa THR cepat habis bahkan sebelum Hari Raya tiba. Tanpa pengelolaan yang tepat, uang tambahan ini bisa hilang begitu saja tanpa memberikan manfaat jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara bijak mengelola THR agar tetap bermanfaat dan tidak boros.
Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Langkah pertama yang perlu dilakukan setelah menerima THR adalah menentukan skala prioritas. Pisahkan antara kebutuhan utama dan keinginan konsumtif. Kebutuhan seperti zakat, kebutuhan pokok, dan biaya mudik sebaiknya menjadi prioritas utama.
Sering kali, godaan diskon besar menjelang Lebaran membuat seseorang tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Padahal, jika tidak dikontrol, pengeluaran ini bisa menguras THR dengan cepat.
Sisihkan untuk Zakat dan Sedekah
THR bukan hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga menjadi momen untuk berbagi. Menyisihkan sebagian THR untuk zakat, infak, dan sedekah merupakan langkah penting yang tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga membawa keberkahan.
BACA JUGA:H-2 Lebaran 2026, Pusat Kota Bukittinggi Dipadati Pengunjung, Aktivitas Belanja Membludak
BACA JUGA:Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Dengan menyisihkan sejak awal, kamu tidak perlu khawatir kehabisan dana setelah pengeluaran lainnya.
Buat Anggaran Khusus Lebaran
Agar pengeluaran tetap terkendali, buatlah anggaran khusus untuk kebutuhan Lebaran. Catat semua kebutuhan seperti:
Baju Lebaran
Kue dan makanan
Biaya transportasi mudik