15 Jam Pencarian, Pelajar Kaur Ditemukan Meninggal Dunia
Korban saat dievakuasi tim gabungan setelah ditemukan di Pantai Air Langkap-foto: istimewa -
BENGKULUEKSPRESS.COM - Upaya pencarian korban tenggelam di Pantai Air Langkap Desa Pajar Bulan Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur, Sabtu 30 Mei 2026 yang dilakukan tim gabungan dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama Renaldi (15), Warga Desa Rigangan II Kecamatan Kelam Tengah berhasil ditemukan Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 06.00 WIB. Korban yang masih berstatus pelajar MTSN 5 Kaur ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan sekitar 20 meter dari kejadian. Waktu ditemukan korban meninggal dunia dengan kondisi mengapung, "kata Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Muljunias ST melalui Kabid Tanggap Darurat, Yanto S Sos,Minggu 31 Mei 2026.
BACA JUGA:Bapenda Gandeng Kejaksaan Kejar Piutang Pajak, PAD Kota Bengkulu Naik Lebih dari Rp2 Miliar
BACA JUGA:23 KDKMP di Kota Bengkulu Siap Terima Bantuan Budidaya Ikan untuk Dukung MBG
Dikatakan Yanto, dimana proses pencarian korban melibatkan tim gabungan yang terdiri dari warga masyarakat, personel TNI-Polri, serta tim Basarnas.
Kerja sama lintas instansi ini dilakukan sejak hari pertama kejadian hingga korban akhirnya berhasil ditemukan pukul 06.00 WIB dengan jarak kurang lebih 20 kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah korban ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Rigangan II untuk dimakamkan.
"Untuk jenaza korban sudah dibawah kerumah duka untuk dimakamkan di TPU desa setempat, kita juga turut berduka cita atas kejadian ini," tandasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Bermula pada saat itu korban bersama teman-teman sekolahnya kelas IX MTS 5 Padang Guci melaksanakan kegiatan acara perpisahan dan pergi ke Pantai Air Langkap di Desa Pajar Bulan.
Sekira pukul 14.30 Wib para siswa sampai di Pantai Air Langkap kemudian para siswa melakukan aktifitas foto-foto dan ada 8 (delapan) siswa yang mandi kelaut, setelah 1 jam mandi 4 (empat) orang dari 8 (delapan) orang siswa hendak menepi namun belum sampai di bibir pantai terdengar teriakan minta tolong dari 4 (empat) orang siswa yang masih mandi di laut.
Mendengar teriakan tersebut pengunjung yang berada di sekitar lokasi berusaha membantu dengan cara melemparkan pelampung, kemudian Saksi Revando memegang pelampung tersebut sambil berusaha menolong menarik korban namun datang ombak besar sehingga korban terlepas dan tenggelam terbawa arus ombak. (618)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
