Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Dinsos Sisir Warga Rentan yang Belum Terdata Bantuan

Kamis 05-03-2026,12:43 WIB
Reporter : Medi
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan terus dibuktikan. Pada Rabu (4/3), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu menyalurkan bantuan Jatah Hidup (Jadup) kepada Memi, seorang warga lanjut usia di RT 001 RW 001 Kelurahan Panorama.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa bantuan sosial bagi warga kurang mampu akan terus diperluas, khususnya bagi mereka yang belum terakomodasi dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat.

“Seluruh warga kurang mampu yang belum masuk PKH harus segera didata dan diusulkan. Saya minta Dinas Sosial bergerak cepat. Untuk yang membutuhkan bantuan rutin, Baznas kita dorong memberi santunan atau jadup sebesar Rp300 ribu per bulan,” tegas Dedy.

Dedy menekankan bahwa kehadiran perangkat pemerintah hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT harus berfungsi sebagai sistem pendeteksi dini persoalan sosial. Ia menginstruksikan agar tidak boleh ada warga yang luput dari perhatian, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan kesehatan.

“Tinggal di Kota Bengkulu, insya Allah ada camat, lurah, dan ketua RT yang peduli. Tugas kita adalah memastikan bantuan ini tepat sasaran dan bersifat berkelanjutan, bukan sekadar sekali jalan,” ujarnya.

BACA JUGA:Terkuak di Persidangan, Orang Tua PHL Bayar Ratusan Juta Rupiah ke Samsu Bahari

BACA JUGA:Mudik Lebaran 1447 H, Jembatan Sekunyit Kecil Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Bantuan yang diterima Memi berupa uang tunai untuk menopang kebutuhan dasar sehari-hari. Mengingat kondisi kesehatannya yang mulai menurun dan membatasi aktivitas fisik, bantuan jadup ini menjadi tumpuan harapan baru.

Sambil menahan haru, Memi menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah. “Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Baznas. Bantuan ini sangat berarti untuk saya sehari-hari. Semoga menjadi amal kebaikan untuk semua,” tuturnya.

Pemkot Bengkulu berharap sinergi antara APBD dan dana zakat yang dikelola Baznas terus diperkuat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kota Bengkulu.(**)

Kategori :