BENGKULUEKSPRESS.COM - Pasar Panorama kembali menjadi sorotan dengan fenomena masih banyaknya los dan lapak kosong di dalam pasar. Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu (Disdagrin) Kota Bengkulu.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disdagrin Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam menyikapi kondisi tersebut.
Ia memberikan tenggat waktu selama dua hari kepada para pedagang yang sudah terdaftar namun belum juga menempati lapak di dalam pasar.
“Saya kasih waktu dua hari, kalau tidak kita akan beri dengan yang lain. Sudah kita lakukan seperti itu,” tegasnya.
Menurut Alex, banyaknya lapak kosong terjadi karena para pedagang masih saling menunggu satu sama lain untuk masuk dan berjualan di dalam area pasar.
Akibatnya, los yang seharusnya sudah terisi justru dibiarkan kosong. Sementara itu, sebagian pedagang masih memilih berjualan di luar area pasar.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siap Rutin Gelar Yo Botoi-Botoi, Libatkan TNI AL dan Pelaku Seni Luar Daerah
BACA JUGA:Pererat Solidaritas, Honda Community Bengkulu Gelar Fun Motour Camp 2026 di Sungai Trokon
Ia berharap para pedagang memiliki komitmen bersama untuk menghidupkan aktivitas perdagangan di dalam pasar.
Dengan seluruh lapak terisi, suasana pasar akan lebih ramai, tertata, dan nyaman bagi pembeli maupun pedagang itu sendiri.
“Kalau semua tidak saling tunggu, semua sudah di tempatnya masing-masing. Ini kan mereka saling tunggu. Nah, makanya kita sikapi semua untuk masuk,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bengkulu, lanjut Alex, juga telah memberikan sinyal dan dukungan agar aktivitas perdagangan di dalam Pasar Panorama bisa kembali optimal.
Bahkan, terdapat kebijakan waktu tertentu yang dapat dimanfaatkan pedagang untuk berjualan, namun setelah itu diharapkan kembali masuk ke dalam pasar.
Ia mengingatkan, jika pedagang tidak mengindahkan aturan tersebut, maka penertiban akan dilakukan oleh petugas, termasuk Satpol PP. Karena itu,
Disdagrin meminta kesadaran dan kerja sama seluruh pedagang demi mewujudkan Pasar Panorama sebagai pusat perdagangan yang tertata dan berdaya saing di Kota Bengkulu. (*)