Rock n' roll memberi energi. Jurnalisme memberi arah. Di persimpangan keduanya, lahir keyakinan bahwa suara yang jujur tetap menemukan jalannya. Pertanyaannya kini bukan lagi bagaimana mencapai puncak, melainkan bagaimana menjaga kepercayaan publik agar tidak runtuh.
Di situlah langkah sunyi menjadi relevan, bukan sebagai kisah masa lalu, tetapi sebagai kompas masa depan pers Indonesia.(**)
Oleh Abdul Hakim, Kepala ANTARA Biro NTB