Hari Kedua Retret PWI, Wartawan Digembleng Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan lintas Kementerian
Retret PWI, Wartawan Digembleng Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan lintas Kementerian-IST-
BOGOR, BENGKULUEKSPRESS.COM – Memasuki hari kedua Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara, Rumpin, Bogor, Jumat (31/1), sebanyak 160 peserta mulai menjalani fase penguatan karakter. Fokus kegiatan hari ini bergeser pada penanaman disiplin fisik dan mental, serta pembekalan materi strategis dari berbagai pimpinan kementerian dan lembaga negara.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata kerja sama antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam membangun wartawan yang memiliki integritas nasionalisme.
Sejak pagi, para peserta tidak hanya menjalani olahraga bersama, tetapi juga mengikuti latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Latihan ini dimaksudkan untuk melatih fokus, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja dalam satu komando yang selaras dengan etika profesi jurnalisme.
Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa nilai-nilai dasar ini sangat krusial agar wartawan memiliki karakter yang kokoh di tengah dinamika informasi.
“Hari kedua ini menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan rasa kebersamaan. Wartawan PWI harus memiliki karakter yang kuat, tidak mudah goyah, serta selalu menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” ujar Akhmad Munir.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan bahwa pembekalan bela negara memiliki relevansi kuat dengan peran strategis pers.
BACA JUGA:Persiapan HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gembleng 160 Wartawan di Pusat Bela Negara
“Nilai bela negara bukan soal militeristik, tetapi soal sikap. Wartawan harus memiliki kesadaran kebangsaan, etika, dan integritas agar produk jurnalistiknya memberi manfaat dan menjaga kepercayaan publik,” kata Zulmansyah.
Pada hari kedua Retret PWI ini, para peserta juga mengikuti sesi pembekalan dari enam pembicara tamu dari berbagai kementerian dan lembaga negara. Mereka adalah Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Direktur Politik Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Akbar Ali, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari Kementerian Koperasi hadir Staf Ahli Hubungan Antarlembaga Henny Navilah, sementara dari BNPB diwakili Kepala Bidang Komunikasi Kebencanaan Dodi Yoeleva. Pada sesi tersebut, Henny Navilah dan Dodi Yoeleva tampil sebagai narasumber.
Melalui Retret PWI ini, diharapkan insan pers semakin memiliki disiplin, integritas, serta kesadaran kebangsaan yang kokoh.
Retret PWI ini merupakan tindak lanjut dari kerjasamabantara Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir tentang penguatan nilai kebangsaan dan bela negara bagi insan pers.
Melalui kerja sama tersebut, PWI bersama Kementerian Pertahanan berkomitmen membangun wartawan yang tidak hanya profesional secara jurnalistik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan tanggung jawab kebangsaan.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



