JAKARTA, BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan komitmen kesehatan terbaik di Indonesia. Kota Bengkulu sukses menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama setelah berhasil memastikan 103,5 persen warganya terakomodasi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Selasa (27/1).
Angka 103,5 persen ini merupakan lompatan besar bagi Kota Bengkulu. Dengan total populasi sekitar 394.192 jiwa, data tersebut menunjukkan bahwa cakupan BPJS gratis telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara menyeluruh, termasuk pendaftaran peserta baru yang terus diakomodasi oleh pemerintah daerah.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih berturut-turut ini adalah buah dari kerja keras lintas sektoral untuk menghilangkan hambatan finansial bagi warga yang membutuhkan layanan medis.
“Alhamdulillah, Kota Bengkulu kembali meraih UHC Award secara berturut-turut. Tahun ini kita bersyukur mendapatkan predikat pratama. Melalui program UHC, 100 persen masyarakat Kota Bengkulu telah dijamin kesehatannya,” ujar Dedy.
BACA JUGA:Penyelidikan Dimulai, Polresta Bengkulu Segera Panggil Saksi Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota
BPJS Gratis: Solusi Kesehatan Masyarakat
Program UHC di Kota Bengkulu memastikan setiap warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang adil, mulai dari layanan promotif hingga rehabilitatif dengan biaya yang sepenuhnya ditanggung melalui mekanisme BPJS gratis bagi warga kurang mampu.
“Kami memastikan tidak ada lagi warga yang terkendala biaya saat berobat. Melalui perlindungan kesehatan ini, kesejahteraan masyarakat dapat lebih terjaga,” tambah Dedy.
Meski telah meraih predikat Pratama, Pemkot Bengkulu tidak lantas berpuas diri. Target ke depan adalah meningkatkan mutu fasilitas kesehatan dan mempermudah prosedur administrasi agar manfaat UHC benar-benar dirasakan tanpa hambatan birokrasi.
“Kami akan terus menjaga dan meningkatkan mutu layanan kesehatan. Harapannya, capaian ini dapat dipertahankan dan memberi dampak positif bagi masyarakat Bengkulu,” pungkasnya.(**)