KEPAHIANG, BE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepahiang telah menyurati 5 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Pasalnya kelima Parpol tersebut dinilai telah melakukan pelanggaran aturan menyangkut pemasangan atribut kampanye dan bendera parpol. Dengan pelanggaran itu juga, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kepahiang siap mengeksekusi. Ketua Devisi Pengawasan dan SDM KPU Kepahiang, Ujang Irmansyah SP mengatakan, sampai dengan saat ini ada sekitar 5 Parpol peserta Pemilu dinilai menyalahi peraturan dalam pemasangan seperti atribut kampanye dan bendera Parpol. \"Kelima Parpol itu antara lain PDI Perjuangan, PAN, Golkar, Hanura dan Nasdem. Sejauh ini kelima Parpol itu sudah kita berikan teguran dengan melayangkan surat pada masing-masing Parpol tertanggal 16 Maret lalu,\" ungkap Ujang. Menurutnya, teguran yang dilayangkan kepada kelima Parpol itu salah satunya karena masing-masing Parpol melanggar Peraturan KPU No 1 Tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan kampanye, seperti halnya dalam pemasangan atribut ataupun bendera Parpol. \"Dalam hal ini sesuai dengan peraturan tersebut, kita selaku KPUD hanya berhak menyurati saja. Sementara untuk eksekusi tetap merupakan kewenangan Panwaslu Kabupaten kita ini,\" kata Ujang. Terpisah, Ketua Divisi Pengawasan Panwaslu Kepahiang Rusman Sudarsono SE dikonfirmasi menyatakan, untuk sementara ini pihaknya belum melakukan eksekusi terhadap kesalahan pemasangan atribut kampanye ataupun bendera oleh kelima Parpol. \"Memang dari hasil koordinasi dengan KPUD kita yang berwenang mengeksekusi, dengan demikian kitapun siap mengeksekusi salah satunya dengan cara memindahkan atribut ataupun bendera parpol yang menyalahi aturan,\" tegas Rusman. Hanya saja, lanjut Rusman, pihaknya tidak membuat aturan itu menjadi kaku, dalam artian masing-masing Parpol diminta terlebih dahulu untuk memindahkan atribut ataupun benderanya yang dinilai menyalahi aturan. \"Sejauh ini kita juga telah berkoordinasi dengan kelima Parpol itu, dari koordinasi mereka akan memindahkannya dalam tempo waktu 1 minggu. Jika dalam tempo waktu itu juga tidak dipindahkan, barulah kita mengambil tindakan dengan mengeksekusi kesalahan pemasangan tersebut,\" tandasnya.(505)
5 Parpol Curi Start Kampanye
Kamis 25-04-2013,15:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:30 WIB
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026, Siapkan Dokumen Ini
Jumat 06-11-2026,17:36 WIB
SDN 77 Padang Serai Overload, Warga dan DPRD Sepakat Usulkan Pendirian Sekolah Baru
Jumat 06-11-2026,09:58 WIB
Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tahun 2026
Jumat 06-11-2026,15:10 WIB
Studi Zurich Ungkap 88 Persen Pekerja Tangguh Punya Kinerja Lebih Baik
Jumat 06-11-2026,09:52 WIB
Tak Perlu Halaman Luas, 5 Tanaman Hias Mini Ini Bikin Ruangan Lebih Asri
Terkini
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB