JAKARTA - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) punya cara tersendiri mengisi Hari Kartini yang jatuh pada Minggu (21/4). Ibu-ibu yang punya rutinitas itu menyempatkan waktu melakukan gerakan imunisasi yang diperuntukkan kepada rakyat kecil yang tidak mampu.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk gerakan Imuniasasi 100 balita dalam rangka memperingati Hari Kartini Jalinan Kasih bersama IWAPI di hadiri oleh Ketua Umum IWAPI yang baru saja terpilih bulan Maret lalu, Elza Syarif. Acara ini dipusatkan di Klinik Green Elvina, Bintaro Tangerang Selatan, Minggu (21/4).
“Sebagai wanita karir kita juga tidak melupakan peran sebagai ibu. Dan kegiatan IWAPI ini bertujuan bagaimana memberikan pendidikan dan perhatian kepada ibu-ibu atau masyarakat yang kurang mampu,” kata Elza kepada wartawan disela-sela acara imunisasi, Minggu (21/4).
Turut hadir pengurus inti IWAPI, seperti Wakil Ketua I, Heny Puspawati yang juga istri dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Fadel Muhammad, dan Sekjen IWAPI, Titi Verdi, Humas IWAPI Irianti Erningpraja beserta jajaran pengurus inti lainnya.
Elza Syarief mengatakan gerakan imunisasi juga dilakukan serentak di 33 provinsi. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program MDGs yaitu menekan angka kematian bayi. Sedikitnya ada 100 balita yang diberikan imunisasi gratis dan pemberian makan bergizi bagi bayi. “Kami juga memberikan pendidikan kepada ibu-ibu bagaimana mengurus anak, tidak hanya secara fisik, tapi juga bagaimana menata sikologis anak. Ini juga merupakan tugas kita untuk meringankan negara,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Elza juga mengatakan bahwa dirinya beserta pengurus inti dan pengurus daerah sepakat bahwa IWAPI tidak ada dualisme kepemimpinan. Adanya IWAPI yang lain, itu hanya dianggap sebagai paguyuban yang mengatasnamakan organisasi yang sama.
“Kenapa saya mau jadi ketua umum, karena saya yakin IWAPI ini adalah yang sah, berkantor resmi di daerah Kali Pasir, dan terdaftar di Kesbangpol dan Kementerian Hukum dan HAM. Sementara pihak mereka berkantor di rumah. Masa organisasi berkantor di rumah,” ungkapnya.
Elza juga mengatakan, saat ini dirinya telah melaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dengan pemalsuan surat yang dilakukan oleh pihak Nita Yudi. Sebagai wanita berpendidikan, Elza mengatakan dirinya beserta rekan-rekannya taat hukum.
“Dalam waktu dekat ini kita akan ungkap ke publik, bagaimana mereka melakukan hal yang melanggar hukum. Tidak hanya pemalsuan surat, mereka juga menjual aset-aset milik IWAPI. Tapi saat ini kami fokus di satu kasus,” tandasnya. (awa/jpnn)
Gerakan Imunisasi di Hari Kartini
Minggu 21-04-2013,20:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB