Beruntung kedua pembalap liar segera diamankan warga dan para guru SMAN 1 Curup Tengah. Kecelakaan itu mengakibatkan dua pengendara motor Yamaha Vega BD 3013 GC, diantaranya Mislianti (18) dan Suginem (40) warga Kelurahan Air Bang yang melintas di jalan yang sama menderita luka-luka dan harus dilarikan ke Pukesmas Curup Batu Galing akibat ditabrak.
\"Sebelum kecelakaan terjadi, kedua pemuda ini memang sempat balap-balapan di depan sekolah, bahkan melakukan atraksi di jalan. Siswa kami sempat resah karena mereka kebut-kebutan pada saat jam belajar sedang berlangsung,\" terang Kepala SMAN 1 Curup Tengah, Syuaib Surawijaya SPd kepada Bengkulu Ekspress.
DF salah seorang pelaku balap liar ditemui wartawan mengakui, sempat melakukan atraksi balap di jalan depan SMAN 1 Curup Tengah. \"Saya berboncengan dengan SA dari jalan searah dengan korban, kami sudah minggir, tapi korban menabrak motor kami dari belakang hingga kami terjatuh, begitu juga dengan korban,\" ungkap DF.
Karena mengaku bersalah, DF dan SA menegaskan akan bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi tersebut. \"Kami minta kedua pembalap liar ini bertanggung jawab, motor keluarga kami diperbaiki, begitu juga dengan luka-luka yang dialami. Kalau bukan mereka atraksi balap di jalan raya, mana mungkin kecelakaan ini bisa terjadi,\" ungkap salah satu keluarga korban dengan nada kesal. (999)