Ada di Jepang, 'Ubasute' Tradisi Membuang Orang Tua!

Selasa 23-05-2023,05:45 WIB
Reporter : Jamal Maarif
Editor : Jamal Maarif

BENGKULUEKSPRESS.COM - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan viralnya video seorang kakek lumpuh yang diduga dibuang oleh anaknya sendiri di pinggir jalan di Kota Tangerang. Kejadian tersebut menimbulkan kemarahan dan simpati dari banyak orang yang menyaksikan video tersebut.

Namun, tahukah Anda bahwa ada tradisi membuang orang tua di Jepang? Tradisi tersebut bernama ubasute dan dilakukan dengan alasan tertentu.

BACA JUGA:6 Weton Sakti yang Diklaim Punya Hoki Tertinggi, Rejekinya Gak Habis-Habis!

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang asal-usul, proses, dan dampak dari tradisi ubasute di Jepang. 

Tradisi membuang orang tua di Jepang

Kisah Toto Daryanto tentu saja terasa memilukan untuk kita dengar. Namun, meski sulit percaya, ada tradisi membuang orang tua di Jepang yang dikenal dengan sebutan ubasute.

Ubasute adalah sebuah tradisi kuno dari cerita rakyat Jepang yang berarti "meninggalkan seorang wanita tua" atau "meninggalkan orang tua".

BACA JUGA:Syarat Rujuk Talak Satu Pernikahan dalam Agama Islam

Tradisi ini dilakukan dengan cara membuang kerabat atau anggota keluarga yang sakit atau lanjut usia ke tempat terpencil, seperti gunung atau hutan, dan untuk dibiarkan meninggal sendiri. Tradisi ubasute muncul pada zaman Jepang Kuno ketika musim gagal panen dan penduduk kekurangan bahan makanan.

Beberapa keluarga melakukan ubasute untuk mengurangi beban dan jatah makanan mereka. Selain itu, ubasute juga dimaksudkan untuk mengantarkan orang tua yang sudah renta pada kematian.

Tradisi ini diklaim sebenarnya berasal dari India yang datang melalui China pada abad ke-6. Kisah dari India tersebut menceritakan seorang raja yang membenci orang tuanya.

BACA JUGA:6 Weton Ini Tidak Mempan Ilmu hipnotis dan Gendam!

Karena kebenciannya tersebut, sang raja membuat peraturan untuk membuang orang tua yang telah lanjut usia ke pengasingan. Bahkan orang yang tidak mengikuti peraturan tersebut akan dihukum berat. Tradisi ubasute biasanya dilakukan oleh anak laki-laki dengan menggendong ibu mereka di atas punggung.

Kemudian, mereka akan membawa orang tua mereka ke gunung atau hutan lebat dan meninggalkan mereka sendirian. 

Terkadang orang tua tidak dibekali makanan apapun. Sehingga mereka yang sudah lanjut usia ini akan kelaparan, dehidrasi, hipotermia, atau diserang binatang buas.

Kategori :