Bengkulu, bengkuluekspress.com - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Bengkulu menggelar rapat pemantapan program stunting di aula sebaguna Pemprov, Selasa (14/6). Ketua TPPS yang juga merupakan Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah, S.I.P., M.Si menyampaikan beberapa arahannya pertama tingkatkan dan luncurkan komitmen bersama, kedua identifikasi semua potensi dan korban stunting, ketiga identifikasi program yg ada disemua sektor, keempat koordinasi program percepatan, kelima tingkatkan dan keterpaduan program oleh TPPS. \"Tingkatkan dan luncurkan komitmen bersama, identifikasi semua potensi dan korban stunting, identifikasi program yang ada di semua sektor, mantapkan koordinasi program percepatan, tingkatkan dan keterpaduan oleh TPPS,\" ujar Rosjonsyah. Rosjon juga menyampaikan berharap agar BAPPEDA harus mampu mensinkronkan program pembangunan dapat melihat priotas program yang dibutuhkan oleh masyarakat sehungga dapat terlihat hasil yang terukur. \"Kedepan program BAPPEDA harus fokus dan berdampak agar kelihatan hasilnya, melihat skala prioritasnya mana yang lebih dibutuhkan masyarakat,\" jelas Rosjon. Menurutnya stunting dapat diatasi beriringan dengan penuntasan kemiskinan. Hal tersebut dikarenakan faktor - faktor penyebab stunting dikarenakan dari kemiskinan. Sehingga program yang lebih utama dengan membuka akses masyarakat yang menjadi urat nadi perekonomian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. \"Memperlancar akses jalan merupakan urat nadi, karena kemiskinan dan stunting mirip,\" kata Rosjonyah. Disisi lain Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu Rusman Efendi mengatakan, saat ini angka prevelensi Provinsi Bengkulu 22,1% dan menargetkan mencapai 12,55% pada tahun 2024. \"Angka saat ini untuk Provinsi Bengkulu 22,1%, dan target kita menjadi 12,55% tahun 2024,\" beber Rusman. Untuk mencapai target tersebut TPPS memiliki tim pendamping keluarga dengan jumlah sebanyak 1.867 tim dimana setiap tim pendamping terdiri dari 3 orang, tim pendamping tersebar mulai dari tingkat provinsi hingga ketingkat desa. \"Tim pendamping keluarga, 1.867 tim pendamping tersebar seluruh desa, tim terdiri dari 3 orang,\" tutup Rusman.(CW2/Suary).
Wakil Gubernur Minta Percepat Penanganan Stunting
Selasa 14-06-2022,15:12 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,14:47 WIB
Polres Mukomuko Ungkap Kasus Peredaran Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Bidang Tanah dari Penelusuran Aset Kasus Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB
Kebakaran Dua Ruko Gudang di Bumi Ayu Bengkulu, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Terkini
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Bidang Tanah dari Penelusuran Aset Kasus Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB