BENGKULU, bengkuluekspress.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengungkapkan bahwa belasan rumah yang rusak di Kelurahan Kebun Geran, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu akibat angin kencang pada Minggu malam (29/5) bukanlah bencana yang disebabkan angin puting beliung. Prakirawan BMKG Bengkulu Haris Syahid Hakim mengatakan, peristiwa angin kencang yang menerpa 14 rumah di kebun Geran itu bukanlah angin puting beliung, melainkan hanya angin biasa namun besar. Ia menambahkan, menurut BMKG Bengkulu angin kencang seperti itu hal biasanya muncul saat awan hujan atau secara ilmiah disebut awan cumulonimbus. “Bukan angin puting beliung tapi angin biasa yang memang besar dan dari citra radar kami juga benar bahwa di tanggal itu dan jam itu ada awan cumulonimbus (Cb),” kata Haris, Selasa (31/5). Lebih lanjut, Haris mengungkapkan jika angin kencang dan puting beliung itu berbeda. Angin puting beliung secara bentuk seperti belalai, berputar dan berpilin menyerupai belalai, yang kedua angin kencang biasa, dan tidak ada bentuk. Sementara itu untuk bencana angin puting beliung sendiri sambung Haris, sangat jarang terjadi daerah kota Bengkulu dan biasanya terjadi di daerah-daerah lain. Sedangkan untuk peristiwa yang terjadi kemarin diakibatkan oleh gangguan di wilayah Nusa Tenggara Barat yang menyebabkan tropical Scylon (Siklon Tropis) . \"Sangat jarang terjadinya angin Puting Beliung itu di kota , dia lebih cenderung banyak terjadi di daerah pegunungan seperti rejang lebong, kepahiang dan benteng itu sering terjadi. Kalau untuk beberapa hari ini memang sedang ada gangguan di Nusa Tenggara Barat dan itu menyebabkan banyak ganguan cuaca di wilayah hampir merata dari mulai sumatra Jawa, bali dan Nusa Tenggara Barat, gangguan ini kita sebut tropical Scylon (siklon tropis), itu yang mengakibatkan banyak timbul awan awan hujan,” demikian kata Haris.(CW3/ASEPTO).
Rumah Rusak di Kebun Geran Bukan Diterpa Puting Beliung
Selasa 31-05-2022,18:05 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 27-03-2026,16:06 WIB
Polemik Parkir Balai Buntar, Pemprov Kukuh Jalankan Meski Tuai Kritik
Jumat 27-03-2026,17:53 WIB
BKSDA Ungkap Status Baru, Aktivitas Perambahan Ramai di Eks TWA Pantai Panjang
Jumat 27-03-2026,15:58 WIB
Polres Bengkulu Selatan Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026
Jumat 27-03-2026,16:23 WIB
Residivis 17 Tahun Bacok Teman Usai Cekcok, Ditangkap di Persembunyian
Jumat 27-03-2026,16:09 WIB
ASN Pemkot Bengkulu Wajib Ngantor 30 Maret, Pastikan Layanan Publik Kembali Normal
Terkini
Sabtu 28-03-2026,15:08 WIB
Pemprov Bengkulu Klarifikasi Isu Biro Umum, Pastikan Tak Ada Pelanggaran
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,14:47 WIB
Siap-siap, Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Bakal "Gerebek" Mendadak 9 Satuan Pelayanan Gizi Gratis
Sabtu 28-03-2026,14:45 WIB
Kabar Gembira, Petani Mukomuko Bakal Diguyur Bantuan Replanting Rp60 Juta Per Hektare
Jumat 27-03-2026,17:55 WIB