BENGKULU, bengkuluekspress.com - Lantaran cuaca buruk melanda sejak beberapa hari terakhir ini, aktivitas sejumlah nelayan tradisional di Pantai Malabero Kota Bengkulu saat ini memilih untuk tidak melaut. Nelayan menghindari risiko kecelakaan akibat potensi angin yang kencang serta gelombang tinggi. Salah satu nelayan, Juhari (44) mengatakan, kondisi tersebut telah sudah berlangsung selama 3 hari. Nelayan enggan melaut lantaran menghindari risiko kecelakaan karena kondisi angin yang kencang serta gelombang yang cukup tinggi apalagi cuaca buruk juga sangat mempengaruhi kondisi ikan di laut, sehingga hasil tangkapan menjadi berkurang. “Cuacanya buruk sudah sekitar tiga hari tidak melaut, tinggi gelombang saat ini sekitar 3-4 meter. Cuaca seperti ini juga mempengaruhi hasil tangkapan, kalau cuaca buruk ikan di laut juga berkurang jadi percuma kalau kita berangkat melaut malahan bisa membuang ongkos atau uang saja nantinya,” kata Juhari, Jumat (27/11). Ia berharap cuaca buruk yang melanda Kota Bengkulu ini segera berakhir agar aktivitas nelayan dapat kembali normal seperti biasanya. Apalagi hasil laut merupakan sumber kehidupan para nelayan beserta keluarganya. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Syafriandi juga meminta agar nelayan untuk tunda pergi melaut dikondisi cuaca tidak bagus sekarang ini. Pasalnya cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini bisa sangat mengancam keselamatan dari nelayan itu sediri pastinya. \"Saya selaku Kadis DKP Kota Bengkulu meminta kepada nelayan tradisonal yang ada di Kota Bengkulu untuk menunda melaut, apalagi potensi hujan lebat yang disertai angin kencang sangat berpengaruh pada tingginya ombak dilaut. Sebaiknya tidak usah dulu melaut, demi anak istri di rumah,\" ucapnya. Namun ia berpesan, jika masih ada juga nelayan yang mau atau tetap pergi melaut demi memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pun meminta nelayan untuk lebih mengutamakan keselamatan berlayar dengan tetap memperhatikan kelengkapan alat navigasi maupun life jacket atau jaket pelampung serta mengaktifkan alat komunikasi lainnya jika terjadi hal yang buruk saat berada ditengah laut. (Imn)
Cuaca Buruk, Nelayan Tradisional di Kota Bengkulu Libur Melaut
Jumat 27-11-2020,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-04-2026,13:34 WIB
Pangdam XXI/Radin Inten Warning Penyerobot Lahan Hutan di Mukomuko
Sabtu 11-04-2026,14:51 WIB
Modus Klarifikasi Dana Desa, Kades di Bengkulu Selatan Diduga Diperas Oknum LSM
Sabtu 11-04-2026,14:23 WIB
Antisipasi Membeludaknya Pendaftar, Disdikbud Mukomuko Terapkan Zonasi Fleksibel di PPDB 2026
Sabtu 11-04-2026,13:35 WIB
Jaksa Tuntut Dua Eks Pejabat Bengkulu di Kasus Pasar Panorama, Kerugian Negara Capai Rp12,07 Miliar
Sabtu 11-04-2026,14:29 WIB
Pjs Kades Batu Kuning Resmi Dilantik, Sekda Bengkulu Selatan Tekankan Amanah dan Sinergi Pembangunan
Terkini
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun
Sabtu 11-04-2026,18:51 WIB
Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI
Sabtu 11-04-2026,18:48 WIB
Kapolda Bengkulu Turun Langsung, Konservasi Penyu Warga Terancam Abrasi Dapat Perhatian
Sabtu 11-04-2026,15:38 WIB
Bupati Rifai Tajudin Jemput Dana Hibah ke BNPB, Perkuat Program Pascabencana
Sabtu 11-04-2026,15:22 WIB