BENGKULU, BE - Yayasan Al-Fida Bengkulu pada hari Raya Idul Adha tahun ini berkurban sebanyak 40 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Kurban tersebut merupakan bentuk pengorbanan dan syukur kepada Allah sekaligus meneladani sifat Nabi Ibrahim AS. Ketua Yayasan Al-Fida Bengkulu, Dr H Dani Hamdani MPd mengaku, berkurban merupakan bentuk pengorbanan dan syukur seorang hamba kepada Tuhannya. Sejarah berkurban dimulai sejak masa Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS. Kala itu, Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah untuk mengorbankan anak laki-lakinya. Nabi Ibrahim sebagai hamba yang patuh pada Allah dengan ikhlas mengorbankan anaknya. Akan tetapi, lantaran Allah melihat keikhlasan Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah, maka Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba. \"Peristiwa tersebut mengajarkan tentang ujian keimanan seseorang dan keikhlasan untuk mengorbankan sesuatu yang sangat berharga. Terkadang sulit bagi seseorang untuk ikhlas mengorbankan sesuatu yang dimiliki dan berharga,\" kata Dani, kemarin (2/8). Ia menambahkan, berangkat dari perintah kurban itu, maka setiap Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban yang jatuh pada saat musim haji, umat muslim yang mampu disunahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai tanda bersyukur dan berbagi antar umat manusia. Selain sebagai tanda syukur dan berbagi, berkurban sendiri merupakan simbol pengorbanan seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. \"Alhamdulillah pada tahun ini warga Yayasan Al Fida Bengkulu bisa berkurban sebanyak 40 ekor sapi dan 9 ekor kambing,\" tambahnya. Ia mengaku, sebanyak 40 ekor sapi dan 9 ekor kambing tersebut setelah disembelih, langsung di distribusikan kepada masyarakat sekitar. Selain itu, Dani mengaku, pendistribusian daging kurban tersebut bukan hanya tentang memberikan daging kepada penerima, tetapi juga berbagi kebahagiaan bersama, dimana si pemberi ikut terlibat dalam proses berkurban. \"Ini adalah bentuk sharing dan berbagi kebahagiaan di hari Idul Adha. Kita bukan hanya menebar daging kurban saja tapi juga berbagi suasana kebahagian,\" ujar Dani. Ia berharap, kebahagiaan tersebut bisa terus dilakukan setiap hari Raya Idul Adha, sehingga mampu memperkuat hubungan silahturahmi dan meningkatkan kebahagian diantara sesama manusia. \"Insya Allah kita akan terus lakukan hal ini, karena selain dicintai Allah juga disayangi sesama manusia,\" ujarnya. Dani menambahkan, penyerahan hewan kurban ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan tersebut di antaranya menghindari kepadatan di lokasi penyerahan hewan kurban, penerapan jaga jarak, mencuci tangan sebelum memasuki area pengambilan hewan kurban, penggunaan masker, dan panitia diwajibkan menggunakan pakaian lengan panjang. \"Tahun berbeda dengan tahun sebelumnya, karena saat ini masih ada Covid-19 makanya protokol kesehatan harus terus dilakukan,\" tutupnya. (yt)
Yayasan Al-Fida Bengkulu Kurban 40 Sapi dan 9 Kambing
Minggu 02-08-2020,19:32 WIB
Reporter : Dendy BE
Editor : Dendy BE
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Senin 20-04-2026,22:00 WIB
Senator Destita Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah PON
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,10:29 WIB
Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB