Banner HONDA

Misteri Kematian Relawan SPPG Padang Serai Terkuak, Security Diamankan Polisi

Misteri Kematian Relawan SPPG Padang Serai Terkuak, Security Diamankan Polisi

Terduga pelaku pembunuhan relawan SPPG Padang Serai, Kota Bengkulu, diamankan anggota Polresta Bengkulu.-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Misteri kematian relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu, Indo Melvi Yunadatia, mulai menemui titik terang. Polisi mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap korban.

Terduga pelaku diketahui berinisial RU. Berdasarkan informasi yang diperoleh, RU merupakan petugas keamanan (security) di SPPG Padang Serai, tempat korban bekerja.

RU diamankan oleh Tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu dan kini menjalani pemeriksaan untuk mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, polisi masih mendalami peran serta motif di balik dugaan kekerasan yang dilakukan terhadap korban.

“Benar, terduga pelaku sudah diamankan. Terduga pelaku merupakan security SPPG,” kata Kombes Pol Rahmad Hidayat saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, Indo Melvi Yunadatia dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk pergi bekerja di SPPG Padang Serai pada Senin dini hari, 14 September 2026.

BACA JUGA:Dirlantas Polda Bengkulu Tancap Gas di Lintasan Road Race

BACA JUGA:SMKN 1 Kota Bengkulu Study Tour ke Pagar Alam Tanpa Koordinasi, Disdikbud Provinsi Bengkulu Siapkan Sanksi

Kabar hilangnya korban kemudian memicu pencarian. Polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.

Sepeda motor milik korban ditemukan dalam kondisi tertimbun. Penelusuran selanjutnya membawa petugas ke sebuah sungai, tempat korban ditemukan di dasar sungai dalam kondisi telah meninggal dunia.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam penyelidikan kepolisian untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menimpa korban.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap RU serta mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna memastikan kronologi, motif, serta dugaan keterlibatan terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Polisi juga masih menunggu hasil pendalaman penyidikan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap RU.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait