28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan--
BENGKULUEKSPRESS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terbebani persoalan biaya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan bagi masyarakat yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Berdasarkan data BPJS Kesehatan per Agustus 2026, sebanyak 28.014 jiwa warga Kota Bengkulu tercatat telah mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Gratis yang ditanggung Pemkot Bengkulu.
Program ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Warga yang telah terdaftar tidak perlu khawatir menghadapi biaya pengobatan, termasuk ketika membutuhkan perawatan dengan biaya yang cukup besar.
Program BPJS Gratis tersebut sebelumnya diinisiasi oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu periode 2018–2023, Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi. Program itu kemudian terus dilanjutkan dan diperkuat pada masa kepemimpinan Dedy Wahyudi sebagai Wali Kota Bengkulu bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing.
BACA JUGA:Alur Pulau Baai 6,5 Meter LWS, Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Lancar Bersandar
BACA JUGA:Saksi Bongkar Fee 18–20 Persen Proyek dari PT CMC di Rejang Lebong
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Ricco Hanggara, mengapresiasi konsistensi Pemkot Bengkulu dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, program Pemkot benar-benar sangat membantu masyarakat. Ketika masyarakat sudah terdaftar BPJS gratis, mereka yang sakit dan membutuhkan biaya besar tidak perlu takut lagi, karena sudah dijamin oleh Pemerintah Kota Bengkulu dan BPJS Kesehatan,” kata Ricco Hanggara, Kamis (27/8/2026).
Tak hanya mengandalkan pendataan administratif, Pemkot Bengkulu juga mendorong percepatan kepesertaan hingga ke tingkat kecamatan. Seluruh camat di Kota Bengkulu diinstruksikan untuk lebih aktif turun ke wilayah masing-masing guna memetakan warga kurang mampu yang belum mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.
Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada masyarakat yang memenuhi kriteria namun belum terakomodasi dalam program BPJS Gratis.
Dengan penguatan pendataan dan pengawasan hingga tingkat kecamatan, Pemkot Bengkulu menargetkan akses terhadap layanan kesehatan semakin merata. Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah dalam memastikan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan dapat terpenuhi.
(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

