Banner HONDA

Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting

Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting

Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu memperkuat komitmen dalam mempercepat penurunan angka stunting dan memastikan anak-anak yang berisiko mendapatkan penanganan secara optimal.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Kamis (27/8/2026).

Rapat yang berlangsung secara hybrid tersebut diikuti jajaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera. Dari Kota Bengkulu, Ronny mengikuti kegiatan secara daring dari Monitoring Center Diskominfo Kota Bengkulu.

Dalam kegiatan itu, Ronny didampingi Kepala DP3AP2KB Rosminiarty, Kepala Dinas Kesehatan Nelli Hartati, Kepala Dinas Kominfo, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Forum koordinasi regional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarpemerintah dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting. 

BACA JUGA:28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan

BACA JUGA:Alur Pulau Baai 6,5 Meter LWS, Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Lancar Bersandar

Sejumlah agenda yang dibahas antara lain penguatan intervensi terhadap kelompok sasaran prioritas, sinkronisasi kebijakan, pemanfaatan insentif fiskal, integrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penyusunan rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur.

Ronny menegaskan, Pemerintah Kota Bengkulu akan terus mengoptimalkan berbagai upaya penanganan anak yang berisiko mengalami stunting.

“Ya, hari ini ada zoom meeting dengan Pemerintah Pusat bahwasanya terkait stunting ini se-Indonesia dan kita Bengkulu, mohon doanya agar supaya anak-anak yang risiko stunting itu tertangani, menurun ataupun bisa habis,” kata Ronny.

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dukungan masyarakat juga diperlukan agar berbagai program pencegahan dan penanganan yang telah dijalankan dapat memberikan hasil maksimal.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah Pemerintah Kota Bengkulu dalam menekan angka stunting, khususnya terhadap anak-anak yang masuk dalam kategori berisiko.

“Jadi mohon doanya agar supaya tetap Pemerintah Kota Bengkulu semangat untuk melakukan penanganan ataupun penindakan anak-anak yang memang risiko stunting-nya itu ada,” ujarnya.

Ronny berharap berbagai langkah yang dilakukan secara berkelanjutan dapat semakin menurunkan angka stunting di Kota Bengkulu. Ia pun menegaskan target pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Bengkulu menuju zero stunting.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait