Bupati Bengkulu Utara Tinjau Jalan Amblas, Perbaikan Permanen Diusulkan di APBD Perubahan 2026
Akses Pertanian Kelurahan Kemumu Amblas Akibat Hujan, Pemkab Bengkulu Utara Kebut Penimbunan Koral-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bergerak cepat menangani jalan usaha tani yang amblas di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE MAP, turun langsung ke lokasi bersama kelompok tani dan masyarakat untuk melakukan gotong royong penanganan darurat sementara.
Penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material koral agar akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian. Jalan tersebut diketahui menjadi jalur utama para petani dalam mengangkut hasil panen serta menunjang aktivitas perekonomian masyarakat di sektor pertanian.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE MAP, mengatakan, kerusakan jalan dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir hingga menyebabkan badan jalan amblas dengan kedalaman mencapai sekitar lima meter. Kondisi tersebut membuat aktivitas petani terganggu karena akses jalan tidak dapat dilalui secara normal.
“Jalan usaha tani ini merupakan akses penting bagi masyarakat, khususnya petani di Kelurahan Kemumu. Karena itu penanganan darurat harus segera dilakukan agar aktivitas pengangkutan hasil panen tetap berjalan,” ujar Bupati Arie.
Ia menambahkan, penanganan sementara ditargetkan selesai dalam satu hari sehingga mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan perbaikan permanen yang akan dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.
BACA JUGA:Promo Spesial Pengendara Honda, Cek Motor dan Isi Angin Gratis di AHASS
BACA JUGA: Tampil Lebih Sporty dan Modern dengan New Vario 125 daan Vario Street
“Perbaikan permanen akan kita usulkan melalui APBD Perubahan 2026 agar jalan ini lebih kuat, aman, dan mampu menunjang aktivitas pertanian masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Bupati Arie juga berharap, melalui penanganan darurat dan rencana pembangunan permanen tersebut, aktivitas para petani dapat kembali normal sehingga distribusi hasil panen dan roda perekonomian masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami berharap akses jalan ini segera pulih sehingga petani dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian terhadap infrastruktur pertanian yang menjadi kebutuhan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, salah satu petani Kelurahan Kemumu, Tri Adi Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang langsung turun ke lapangan melihat kondisi jalan usaha tani tersebut.
Menurutnya, selain menyampaikan persoalan jalan amblas, para petani juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan dan fasilitas pertanian lainnya kepada pemerintah daerah.
“Alhamdulillah aspirasi petani disambut baik oleh Bupati. Kami berharap perhatian terhadap sektor pertanian terus ditingkatkan karena akses jalan ini sangat penting bagi petani,” ungkap Tri.
Saat ini, proses penanganan sementara dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani bersama Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan dan pihak terkait lainnya. Melalui penanganan darurat tersebut, diharapkan akses jalan dapat kembali dilalui sementara waktu sehingga distribusi hasil panen masyarakat tetap berjalan lancar.(127)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
