Tindak Lanjut Musrenbang, Bupati Rifai Perintahkan Penataan Lapangan Kedurang
Tim PUPR BS saat melakukan pengkuran siring di Lapangan Sepak Bola Kedurang belum lama ini.-FOTO RENALD-
KEDURANG, BENGKULUEKSPRESS.COM – Harapan masyarakat Kecamatan Kedurang untuk memiliki sarana olahraga yang representatif segera terwujud. Lapangan sepak bola yang berlokasi di Desa Tanjung Alam akhirnya akan tersentuh perbaikan total setelah sekian lama kondisinya memprihatinkan dan tidak layak pakai.
Langkah awal perbaikan dimulai dengan turunnya tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan untuk melakukan pengukuran detail, terutama pada bagian saluran irigasi atau siring yang mengelilingi lapangan.
Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) yang digelar 29 Januari 2026 lalu.
“Usulan pembangunan harus skala prioritas. Siring di sekitar lapangan harus berfungsi maksimal membuang air sampai ke ujung, bukan justru menjadi tempat penampungan air yang menyebabkan lapangan becek,” ujar Rifai saat meninjau lokasi.
BACA JUGA:Buka Musrenbang Kecamatan Manna, Wabup Yevri Fokuskan Infrastruktur untuk Percepatan Ekonomi
BACA JUGA:Jaga Stok Pangan, 20 Ribu Bibit Ikan Tawes Bakal Ditebar di Bengkulu Selatan
Kondisi lapangan saat ini memang cukup buruk. Selain permukaan tanah yang tidak rata dan ditumbuhi rumput liar, area ini kerap rusak karena dijadikan tempat parkir kendaraan saat pasar mingguan setiap Sabtu. Akibatnya, lapangan praktis hanya bisa digunakan setahun sekali saat momentum peringatan 17 Agustus.
Sekcam Kedurang, Rudi Asman, membenarkan bahwa pengerjaan fisik direncanakan masuk dalam anggaran APBD Perubahan Tahun 2026. Fokus utamanya adalah pemasangan siring pasang dan penimbunan lahan.
“Sesuai perintah Bapak Bupati, lapangan ini akan dipasang siring pasang agar aliran air lancar. Selain itu, akan dilakukan penimbunan kembali agar permukaan rata dan tidak ada lagi genangan air saat hujan,” terang Rudi.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


