Banner HONDA

Aksi Gangster Kembali Marak, Dikbud Bengkulu Perketat Jam Malam Pelajar

Aksi Gangster Kembali Marak, Dikbud Bengkulu Perketat Jam Malam Pelajar

Dikbud Bengkulu Perketat Jam Malam Pelajar-foto: istimewa-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Meningkatnya aksi gangster yang berkeliaran pada malam hari kembali menjadi perhatian serius pemerintah.  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu pun menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya para pelajar, guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan bahwa fenomena ini berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan, baik bagi masyarakat maupun pelajar itu sendiri.

“Langkah ini harus kita aktifkan kembali karena sangat berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak kita yang masih berstatus pelajar,” ujar Ilham.

BACA JUGA:Aniaya Mahasiswa, Wakil Rektor III Universitas Swasta di Bengkulu Jadi Tersangka

BACA JUGA:Polisi Ungkap Dugaan Penimbunan Minyak Goreng di Bengkulu Tengah, 3 Pelaku dan Ribuan Dus Minyakita Diamankan

Sebagai langkah konkret, Dikbud Kota Bengkulu akan kembali memperketat pengaturan jam malam bagi pelajar. Para siswa diimbau sudah berada di rumah sejak pukul 18.00 WIB untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, serta tidak diperbolehkan keluar rumah melewati pukul 21.00 WIB tanpa pendampingan orang tua.

Ilham menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan berjalan efektif tanpa dukungan penuh dari orang tua. Ia menilai keluarga memegang peranan kunci dalam memastikan anak-anak tidak terlibat dalam aktivitas negatif di luar rumah.

“Kami menegaskan bahwa anak-anak dilarang keluar rumah pada malam hari. Jika memang ada keperluan, wajib didampingi orang tua. Kami sangat mengharapkan pengawasan penuh dari orang tua, karena ketika anak sudah berada di rumah, tanggung jawab pengawasan ada pada keluarga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak lengah terhadap aktivitas anak di luar rumah. Menurutnya, perlu ada komunikasi dan kontrol yang baik agar anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.

“Jangan sampai anak-anak pamit keluar rumah, tetapi justru melakukan hal-hal yang tidak sesuai. Di sinilah pentingnya pengawasan orang tua untuk memastikan anak tetap berada di jalur yang benar,” tambah Ilham.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap dapat menekan potensi kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif, terutama bagi generasi muda sebagai penerus masa depan daerah. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: