Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis, Pemkot Bengkulu dan BGN Bidik Peningkatan Kualitas Generasi
Program Makan Bergizi Gratis, Pemkot Bengkulu dan BGN Bidik Peningkatan Kualitas Generasi-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi dan pemantauan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di Kota Bengkulu.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, program ini telah memberikan manfaat nyata bagi berbagai kelompok masyarakat, khususnya kelompok prioritas.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat dirasakan manfaatnya, mulai dari siswa SD dan SMP hingga ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Karena itu, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program ini,” ujar Dedy Wahyudi.
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional, saat ini terdapat 7.154 penerima manfaat MBG dari kelompok prioritas yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
BACA JUGA:Bangkitkan Kejayaan Kota Lama, Pemkot Bengkulu Garap Revitalisasi Bengkulen Heritage
BACA JUGA:Akhiri Polemik, Wali Kota Bengkulu dan Driver Sampah Sepakat Damai serta Perkuat Kesejahteraan
Selain itu, program ini juga telah menjangkau 8.953 siswa sekolah dasar dan menengah pertama di seluruh Kota Bengkulu.
Dedy menambahkan, MBG menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting, sekaligus menyiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, BGN, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan program tersebut.
Melalui evaluasi ini, Pemkot Bengkulu berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi cakupan penerima manfaat maupun kualitas pelayanan, sehingga tujuan peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara maksimal. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



