Laba Tumbuh 34 Persen, Bank Bengkulu Perkuat Modal Inti dan Usulkan Komisaris Baru
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Plt Direktur Bank Bengkulu Iswahyudi -IST-
KOTA BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) sukses membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Rabu (28/1), Bank kebanggaan warga Bumi Rafflesia ini mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 34,70 persen serta pertumbuhan aset yang signifikan.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap manajemen atas capaian tersebut dan berharap bank daerah ini semakin kuat sebagai motor penggerak ekonomi regional.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipaparkan, Bank Bengkulu mencatatkan total aset sebesar Rp11,190 triliun, atau tumbuh 8,06 persen secara tahunan. Peningkatan laba setelah pajak mencapai Rp135,146 miliar, yang dipicu oleh efisiensi manajemen dan optimalisasi penyaluran kredit.
Plt. Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, merinci bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp8,205 triliun.
Pertumbuhan positif ini dibarengi dengan rasio keuangan yang tetap berada pada level sehat, mencerminkan tata kelola perusahaan yang pruden: Return on Assets (ROA): 1,64%, Return on Equity (ROE): 9,51%, Capital Adequacy Ratio (CAR): 25,11%, dan Modal Inti: Rp1,453 Triliun (Per 31 Desember 2025).
BACA JUGA:Terpilih Aklamasi, Dedy Hardiansyah Resmi Pimpin JMSI Bengkulu Periode 2026–2031
BACA JUGA:Ramadhan di Rumah Kita, BKMT Bengkulu Hadirkan Ustadz Maulana dalam Tabligh Akbar
"Struktur permodalan yang kuat ini akan mendukung ekspansi bisnis kami secara berkelanjutan, terutama dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang inklusif melalui sektor UMKM," jelas Iswahyudi.
Selain laporan kinerja, RUPS kali ini juga membahas penguatan struktur pengawasan organisasi. Gubernur Helmi Hasan mengungkapkan telah mengusulkan dua nama untuk mengisi posisi strategis di jajaran dewan pengawas.
“Kami mengusulkan untuk posisi Komisaris Independen, yaitu Aprikie Putra Wijaya dan Sulian Risman. Ada dua nama yang diusulkan,” ungkap Helmi Hasan.
Gubernur optimistis bahwa dengan semangat transformasi digital dan profesionalisme, Bank Bengkulu akan terus berdaya saing di tengah ketidakpastian ekonomi global serta tetap menjadi mitra terpercaya pembangunan daerah.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



