HONDA BANNER

Pipa Induk Dirusak Berulang Kali, PDAM Tirta Manna Resmi Polisikan Oknum Tak Bertanggung Jawab

Pipa Induk Dirusak Berulang Kali, PDAM Tirta Manna Resmi Polisikan Oknum Tak Bertanggung Jawab

Pipa Induk Dirusak Berulang Kali, PDAM Tirta Manna Resmi Polisikan Oknum Tak Bertanggung Jawab-Renald-

KOTA MANNA, BENGKULUEKSPRESS.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manna Bengkulu Selatan akhirnya menempuh jalur hukum menyusul aksi pengerusakan pipa induk yang terjadi berulang kali di wilayah Kecamatan Air Nipis. Langkah tegas ini diambil setelah sabotase fasilitas publik tersebut terjadi hingga tujuh kali dan memutus suplai air bersih bagi ribuan pelanggan.

Laporan resmi telah disampaikan ke pihak berwajib untuk mengidentifikasi pelaku dan memberikan efek jera atas tindakan yang merugikan hajat hidup orang banyak tersebut.

Akibat pengerusakan pipa utama ini, pelayanan air bersih di Kecamatan Air Nipis, Kecamatan Seginim, dan Kecamatan Manna lumpuh total. Direktur PDAM Tirta Manna, Iwan Kyrwantoro, mengungkapkan bahwa sedikitnya 1.000 sambungan pelanggan terdampak langsung oleh aksi vandalisme ini.

“Selama ini sudah kami perbaiki dan kami berupaya semaksimal mungkin, termasuk membelikan alat untuk perbaikan. Namun karena kejadian ini sudah sangat memprihatinkan dan terjadi berulang kali, akhirnya kami mengambil tindakan tegas,” ujar Iwan, Selasa (27/1).

BACA JUGA:Bengkulu Resmi Luncurkan All New Honda Vario Street 125, Bidik Pasar Anak Muda

BACA JUGA:Senator Destita Dorong Pemerintah Pusat Prioritaskan Revitalisasi 104 Sekolah di Bengkulu

Iwan menegaskan bahwa aset yang dirusak merupakan instrumen vital untuk kebutuhan sosial, bukan kepentingan pribadi. Ia sangat menyayangkan motif pengerusakan yang hingga kini masih menjadi teka-teki dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.

“Kami laporkan ke pihak berwajib supaya ada efek jera. Air ini bukan untuk kepentingan perorangan, tapi untuk kepentingan seluruh masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, “Untuk motifnya kami belum tahu. Saat ini kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.”

Meski perbaikan fisik segera dilakukan, pelanggan diminta bersabar karena distribusi air tidak dapat kembali normal dalam waktu singkat. Kondisi pipa yang kering akibat terhentinya aliran dalam waktu lama memerlukan proses pengisian jaringan kembali.

“Walaupun diperbaiki hari ini, air tidak bisa langsung mengalir. Harus menunggu sekitar satu minggu karena jaringan sudah kering,” pungkas Iwan.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: