116 Pedagang Sambut Positif Penataan Pasar Kota Bengkulu, Siap Tempati Lapak Resmi
116 Pedagang Sambut Positif Penataan Pasar Kota Bengkulu, Siap Tempati Lapak Resmi-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam menata kawasan pasar mulai menunjukkan hasil positif. Ratusan pedagang menyatakan dukungannya dengan mendaftarkan diri untuk menempati lapak resmi yang telah disediakan di dalam gedung pasar.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu mencatat, hingga saat ini sebanyak 116 pedagang dari dua pasar utama, yakni Pasar Panorama dan Pasar Minggu, telah terdata siap direlokasi. Rinciannya, 65 pedagang berasal dari kawasan Panorama dan 51 pedagang dari Pasar Minggu.
Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menyampaikan apresiasinya atas kesadaran dan kerja sama para pedagang dalam mendukung program penataan pasar.
Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa penataan kawasan dapat berjalan efektif ketika pemerintah dan pelaku usaha berjalan seiring.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kesadaran para pedagang. Mereka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menata estetika pasar dengan bersedia membongkar lapaknya sendiri di luar dan pindah ke lokasi yang telah disediakan,” ujar Alex, Senin (19/1/26).
BACA JUGA:Pedagang di Jalan Salak Bongkar Sendiri Lapak Badan Jalan
BACA JUGA:Polda Bengkulu Dalami Aktor Lain di Balik Korupsi PHL Perumda Tirta Hidayah Bengkulu
Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Disperindag telah menyiapkan fasilitas berupa kios dan awning di bagian dalam Pasar Minggu dan Pasar Panorama. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang, sekaligus menciptakan suasana pasar yang lebih tertib dan teratur.
Penataan kawasan pasar ini tidak hanya bertujuan memperindah wajah kota, tetapi juga untuk mengurai kemacetan dan menghilangkan kesan kumuh di sekitar pasar.
Dengan kondisi pasar yang lebih tertata, pemerintah berharap aktivitas jual beli dapat berjalan lebih lancar dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang berbelanja.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



