Gedung Pelayanan BPKB Polda Bengkulu Diresmikan, Pemprov Dorong Layanan One Stop Service
Gedung Pelayanan BPKB Polda Bengkulu Diresmikan, Pemprov Dorong Layanan One Stop Service-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu resmi mengoperasikan Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang berlokasi di Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Selasa (13/1/2025).
Gedung Pelayanan BPKB Dirlantas Polda Bengkulu tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.300 meter persegi. Pembangunannya dimulai sejak pertengahan Juni 2025 dan telah rampung pada Desember 2025.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono mengatakan, pembangunan gedung ini merupakan bentuk komitmen Polda Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Insya Allah ke depan gedung BPKB ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih dekat dengan masyarakat. Kita menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta fasilitas yang nyaman dan sesuai standar,” ujar Mardiyono.
Menurutnya, keberadaan gedung baru ini diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
BACA JUGA:Paling Dekat dengan Mahasiswa dan Pemuda, Kapolresta Bengkulu Diganjar Penghargaan oleh OKP dan BEM
BACA JUGA:Izin Lingkungan Disorot, Saksi Ungkap Dugaan Penyimpangan RKAB di Sidang Korupsi Tambang PT RSM
Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan terus mendorong peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat.
Ia menyebut, Pemprov Bengkulu membuka peluang untuk mengintegrasikan layanan BPKB dan pembayaran pajak kendaraan dalam satu lokasi melalui konsep One Stop Service.
“Atas nama Pak Gubernur, kami mengapresiasi peresmian gedung ini. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Ke depan, akan kita koordinasikan agar pelayanan BPKB dan pembayaran pajak kendaraan bermotor bisa dilakukan di satu tempat,” kata Mian.
Mian juga mengakui bahwa pelayanan publik belum sepenuhnya optimal. Namun, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami mohon maaf jika selama ini pelayanan belum maksimal. Niat baik Pak Gubernur adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Samsat merupakan salah satu sumber pendapatan daerah, sehingga pelayanan harus terus ditingkatkan. Saat ini kami juga sudah membentuk tim optimalisasi pendapatan daerah,” pungkasnya.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


