Bakti Sosial Hingga Tinjau Bandara

Bakti Sosial Hingga Tinjau Bandara

Dari Kunjungan Gubernur & Kapolda ke Enggano \"DENDIGubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd bersama Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Tatang Somantri dan Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Horas Wijaya Sinaga SE beserta jajarannya, Kamis (3/4) kemarin melakukan kunjungan kerja di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara. Kunjungan ini merupakan program Polair Polda Bengkulu \"Sambang Nusa Pulau Terluar\" dalam rangka memberikan perhatian kepada masyarakat yang berdomisili di pulau yang berukuran 40 X 17 KM tersebut. Bagaimana perjalanannya, ikuti tulisan berikut! =======================

DENDI SUPRIADI,

Enggano 

=======================

TEPAT pukul 16.00 WIB Kamis (3/4) lalu, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Tatang Somantri MH dan Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Horas Wijaya Sinaga SE beserta jajarannya tiba di Pelabuhan Desa Malakoni, Enggano dengan menggunakan kapal Enggang 4016 milik Mabes Polri. Setiba di Enggano, gubernur dan rombongan bersitirahat sejenak di salah satu rumah anggota Polda Bengkulu. Sekitar pukul 16.30 WIB, gubernur dan rombongan langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jalan lintas antar desa yang terdapat di Kaana, tepatnya di depan SMAN  1 Enggano. Di tempat ini, gubernur, Kapolda dan Danlanal menemukan kondisi jalan yang cukup memperihatinkan. Pasalnya, hampir disepanjang jalan itu terdapat kubangan yang cukup besar dan itu juga menjadi salah satu penghambat putra-putri Enggano ingin melanjutkan pendidikannya di SMA itu. Untuk diketahui, jarak SMAN 1 Enggano dengan Desa Malakoni sendiri mencapai 17 KM, dan jalannya hanya terbuat dari tanah yang ditimbun dengan menggunakan batu bara. \"Jalan ini cukup parah, dan sudah selayaknya dibangun. Kasihan siswa/siswi di SMA ini yang harus memakan waktu cukup lama untuk sampai ke sekolah,\" kata gubernur. Namun apa boleh buat, gubernur mengaku APBD Provinsi Bengkulu cukup terbatas, sehingga ia mengharapkan pihak swasta seperti pertambangan batu bara, PT Pelindo II Cabang Bengkulu dan berbagai perusahaan swasta yang ada di Bengkulu lainnya untuk ikut membangun jalan tersebut. Karena jalan itu dibangun oleh Roda Teknik yang mengerjakan pembangunan Bandara Enggano. \"Fungsi jalan ini sangat besar, karena selain dilalui oleh anak-anak sekolah, juga dilalui unktuk mengangkut hasil bumi menuju pelabuhan laut di Desa Kahyapu untuk di bawa ke Bengkulu,\" ungkapnya. Menurutnya, untuk tahun 2014 Enggano mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 9,9 miliar.  Hanya uang tersebut tidak bisa digunakan untuk membangun jalan, karena pemerintah memfokuskan untuk finishing pembangunan Bandara yang terdapat diantara Desa Meok dan Banjar Sari, Enggano. Kamis malam, dilanjutkan dengan acara panggung hiburan rakyat. Hampir semua masyarakat Enggano tumpah ruah dalam acara ini yang diselenggarakan di kantor Camat Enggano yang terdapat di Desa Apoho ini. Selain dihibur artis yang dibawa oleh Polda Bengkulu, kegiatan pun semakin meriah karena diselingi dengan loma lagu dangdut dan lomba menari yang diikuti masyarakat setempat. Menurut Kapolda, Brigjen Pol Tatang Somantri, hiburan rakyat tersebut bertujuan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat Enggano. Dan menghindari timbulnya rasa tidak diperhatikan oleh pemerintah dan pihak keamanan pulau terluar.  Acara panggung hiburan rakyat ini pun berlanjut hingga pukul 23.00 WIB. Keesokan harinya, Jumat (4/4), acara dilanjutkan bakti sosial yang juga difokuskan di kantor Kecamatan Enggano. Berbagai kegiatan diselenggarakan, seperti penyerahan bantuan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp 5 juta kepada 6 masjid dan 6 gereja.  Tidak hanya uang tunai, bantuan lainnya seperti  sajadah dan ambal untuk tikar tempat ibadah pun ikut diberikan. Selain itu, juga ada bantuan berupa sembako dari BPBD Provinsi Bengkulu. Kegiatan lainnya, yakni sunatan massal dan pengobatan gratis. Alhasil, kegiatan ini pun diserbut ratusan warga.  Sedikitnya ada 27 anak yang disunat atau dikhitan dan ratusan masyarakat yang berobat. Kapolda dan gubernur pun tak tak tinggal, keduanya tampak memberikan hadiah berupa uang kepada anak yang sedang disunat. \"Jangan menangis ya, ini kadonya,\" ucap gubernur sembari memberikan uang sebesar Rp 100 ribu kepada masing-masing anak. Usai bakti sosial tersebut, gubernur, Kapolda, Danlanal dan rombongan pun bertolak meninjau Bandar Udara Enggano. Saat ini, Bandara Enggano sudah siap diterbangi Susi Air, hanya saja izin operasionalnya belum turun dari Kementerian Perhubungan RI. \"Hanya tinggal menunggu izin operasionalnya, jika kemungkinan akan turun dalam bulan ini atau awal bulan depan,\" kata Kadishubkominfo,  Drs Eko Agusrianto. Direncanakan, Susi Air akan terbang ke Enggano dua kali seminggu, yakni hari Minggu dan Selasa setiap minggunya dengan harga tiket sekitar Rp 300 ribu.   \"Bandara perintis ini memiliki landasan pacu sepanjang 1,3 KM dan lebar 23 meter. Ini sudah lebih dari cukup untuk pesawat sekelas Susi Air,\" papar Eko di hadapan gubernur. Untuk pembangunan jalan dan terminal di Bandara tersebut, Kementerian Perhubungan RI akan mengucurkan dana sebesar Rp 36 miliar pada 2015/2016 mendatang.  Sedangkan untuk tahun ini hanya Rp 9,9 miliar yang akan digunakan fasilitas jalan dan rambu-rambu Bandara. \"Jika Bandara ini sudah beroperasi, maka jarak tempuh ke Enggano tidak lagi seperti saat ini yang menghabiskan waktu hingga 12 jam naik kapal laut, tapi cukup 50 menit,\" pungkasnya. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: