Rumah Sakit Ludes

Rumah Sakit Ludes

\"KebakaranARGA MAMUR, BE - Kebakaran hebat kembali terjadi di Arga Makmur Bengkulu Utara. Gedung instalasi rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur ludes terbakar, sekitar pukul 01.20 WIB, kemarin (28/1). Belum diketahui asal api, tapi sebelum api membesar sempat terjadi ledakan. Gedung yang terbakar merupakan gedung instalasi rawat jalan yang terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama berfungsi sebagai loket pendaftaran pasien dan poliklinik penyakit dalam. Sedangkan di lantai 2 terdapat enam ruang yang terbagi ruang Kabag TU, Kasubag Perencanaan, Kabid SDM dan Rekam Medik, Kasubid SDM dan Rekam Medik. Selain itu diketahui pula 20 unit komputer dan printer, 20 unit ac, 10 unit laptop, 20 unit stavol, 60 unit meja dan kursi karyawan, 12 unit lemari arsip, 10 unit loper dan meja komputer, serta satu unit alat internet dari kementrian yang baru saja diterima juga hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Ini terinci kerugian fisik dan bangunan Rp 750 juta dan kerugian arsip Rp 300 juta yang berisikan berkas pasien. Satpam yang piket malam itu, Irwansyah (31) mengungkapkan sebelum kejadian dirinya tengah duduk santai di pos penjagaan. Tak lama kemudian mendengar suara ledakan yang sangat kencang dari atas gedung instalasi rawat jalan. Ia pun mengira bunyi ledakan tersebut berasal dari ban mobil yang pecah. Namun tak lama berselang, suara ledakan pun kembali terjadi. Irwansyah mencoba mencari tahu asal suara ledakan. Saat itu, ia terkejut melihat ada api dalam ruangan lantai dua gedung instalasi rawat jalan mulai menjalar dan semakin lama semakin membesar. \"Saya berteriak minta tolong saja dan menghubungi pemadam kebakaran. Sementara karyawan lainnya juga saya informasikan untuk membantu menggunakan alat manual sebelum mobil pemadam kebakaran tiba,\" jelasnya. Ketua RT setempat, Herman Burhan menyayangkan keterlambatan mobil kebakaran (Damkar). Sebab, sempat selama 1,5 jam kejadian kebakaran hanya menjadi tontonan warga. Kalau pun ada warga yang mencoba memadamkan hanya dengan alat manual untuk melakukan penyiraman api, akan tetapi api semakin membesar dan melalap semua fisik dan bangunan gedung tersebut. Sementara warga tidak bisa berbuat banyak, karena khawatir reruntuhan gedung akan menimbulkan korban jiwa \"Jelas saja api dengan bebas nya melahap semua isi gedung. Mobil Damkar tiba, api sudah membesar,\" jelasnya. Api baru bisa dipadamkan selama dua jam kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, dan sempat terbengkalai selama 1,5 jam karena kondisi satu unit mobil pemadam kebakaran tidak berfungsi dengan normal. Akhirnya api melalap semua fisik dan bangunan tersebut. Beruntung api tidak merambat ke gedung lainnya seperti ruang rawat inap sehingga tak ada korban jiwa. Pun begitu kepanikan terjadi di rumah sakit tersebut. Pasien yang saat itu dirawat berhamburan ke luar menyelamatkan diri. Tak sedikit yang berlari sembari menenteng tiang infus. Setelah api berhasil dipadamkan semua pasien dikembalikan ke ruang inap masing-masing. \"Gedung itu sudah tidak bisa lagi dipakai sementara waktu, semuanya habis. Beruntung api tidak merambat kegedung lainnya,\" jelas Direktur RSUD Arga Makmur Erdan SKM MKes. Untuk sementara waktu pelayanan masyarakat, terang Erdan, akan dipindahkan di ruang ICU lama yang memang masih kosong agar pelayanan tetap berjalan optimal. Ia juga sudah melaporkan secara tertulis ke Bupati Bengkulu Utara terkait kerugian yang diderita. Ia juga menduga kebakaran itu berasal dari listrik karena menurut informasi ada suara ledakan. Namun tidak diketahui apakah suara ledakan AC ataupun korslet listrik lainnya. \"Sudah dicek semua untuk kerugian musibah ini. Laporan tertulis pun sudah saya sampaikan ke bupati. Kita belum tahu penyebabnya. Yang jelas kejadian ini pun kita laporkan ke kantor polisi,\" tambah dia. Sementara Bupati BU, Dr Ir H M Imron Rosyadi MM Msi yang juga mengunjungi lokasi kebakaran menjelaskan untuk perbaikan gedung RSUD itu membutuhkan waktu. Anggarannya pun akan direalisasikan melalui dana tak terduga tahun ini. \"Ini murni musibah, kita lihat dulu kerugiannya,\" jelas bupati. Terpisah, Kapolres BU, AKBP Ahmad Tarmizi SH melalui Kasat Reskrim AKP Simaremare menegaskan pihaknya telah memasang police line di area kebakaran. Sumber api belum diketahui, apakah arus listrik ataupun sumber lainnya. Meski ada yang mengatakan dari ledakan Ac ataupun konsleting listrik, masih akan ditelusuri. \"Dugaannya dari listrik, apalagi ada sempat terdengar suara ledakan. Kalau memang dibutuhkan tim labfor untuk pemeriksaan akan kita datangkan. Saksi-saksi akan kita periksa,\" jelas Mare. (117)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: