Tes Tertulis KPU Kota Transparan

Tes Tertulis KPU Kota Transparan

BENGKULU, BE - Tim Seleksi KPU Kota Bengkulu menepati janjinya akan melakukan seleksi secara terbuka dan transparan. Salah satu buktinya, saat tes tertulis terhadap 50 calon komisioner KPU Kota di Hotel Samudera Dwinka Simpang Jamik, Kota Bengkulu, kemarin, hasil tes langsung dikorekasi di tempat, kemudian hasilnya sudah bisa diketahui 2 jam kemudian. Dalam tes tertulis tersebut, ada 2 orang peserta yang mampu menjawab semua soal yang jumlahnya 75 soal. Kedua peserta tersebut adalah Irsyad dan Rovila Juliasty SP MPd. Sedangkan mantan Ketua KPU Kota, Salahudin Yahya menjawab dengan benar sebanyak  68 soal, mantan anggota KPU Kota Ispal Andri hanya 54 soal. Incumbent Dra Sri Martini dan Juniarti Boermansyah masing-masing hanya 56 jawaban benar. \"Ini membuktikan bahwa Timsel benar-benar independen dan  tidak memiliki kepentingan dalam proses perekrutan calon komisioner KPU Kota ini,\" ujar Ketua Timsel KPU Kota, DR Panji Suminar MA, kemarin. Dengan dikoreksinya soal di tempat tersebut, kata Panji, sebuah kebijakan yang tepat untuk menghindari kecurigaan dari para peserta yang tidak lolos ke 20 besar nanti.  Hasil tes tertulis itu pun akan diumumkan di papan pengumuman Sekretariat  Timsel KPU Kota mulai Senin besok.  \"Bagi peserta tes silakan lihat hasilnya Senin besok di papan pengumuman Sekretariat Timsel,  satupun tidak ada yang kami rahasiakan,\" sampainya. Selain mengumumkan hasil tes tertulis, Panji mengaku juga akan mengumumkan semua rangkaian tes selanjutnya. Seperti tes kesehatan, kejiwaan dan wawancara. \"Ini murni kebijakan kami sebagai Timsel, karena tidak ada aturan yang mengaturnya,\" ujarnya. Dekan Fisip Unib ini menjelaskan, kunci masuk atau tidaknya adalah hasil tes kesehatan dan kejiwaan. Jika dinyata sehat jasmani dan rohani, pihaknya baru melihat hasil tes tertulis untuk meloloskan 20 besar. Namun bila  tes kesehatan atau kejiwaan tidak lolos, maka Timsel pun langsung mencoret nama peserta tersebut. \"Walaupun saat tes tertulis ada yang betul semua, tapi nanti dia tidak lolos tes kesehatan atau tidak disarankan oleh dokter jiwa dari RSJKO, maka orang itu tidak akan kami loloskan,\" tandasnya.(400)

\"kpu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: