Pendapatan Minimal untuk Mendapatkan Pinjaman BRI, Simak Penjelasannya

Pendapatan Minimal untuk Mendapatkan Pinjaman BRI-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-
BACA JUGA:Ingin Mengembangkan Bisnis, Ini Persyaratan bagi Nasabah yang Ingin Mengajukan Pinjaman di BRI
BACA JUGA:10 Jenis Usaha yang Menjadi Prioritas Mendapatkan Pinjaman dari BRI
4. Kredit Tanpa Agunan (KTA) BRI (BRIGuna)
- Pendapatan minimal: Biasanya sekitar Rp 3 juta – Rp 5 juta per bulan, tergantung pada kebijakan bank dan jumlah pinjaman.
- Plafon pinjaman: Menyesuaikan gaji atau penghasilan tetap peminjam.
- Syarat tambahan: Hanya untuk pegawai tetap dengan sistem pembayaran cicilan melalui pemotongan gaji.
Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Minimal :
- Jenis pinjaman – Kredit tanpa jaminan umumnya memiliki batas pendapatan lebih tinggi dibandingkan kredit dengan agunan.
- Beban cicilan – BRI mempertimbangkan rasio Debt Service Ratio (DSR), yaitu perbandingan antara pendapatan dan kewajiban cicilan. Biasanya, cicilan tidak boleh melebihi 30–40% dari penghasilan bulanan.
- Usaha yang dijalankan – Untuk pelaku usaha, bank akan menilai omzet dan prospek bisnis sebelum menyetujui pinjaman.
BACA JUGA:Ini Kategori Warga Yang Bisa Mendapatkan Pinjaman Bank BRI
BACA JUGA:Pengajuan Pinjaman Melalui BRI, Ini Beberapa Kemudahannya
Kesimpulan: Tidak semua produk pinjaman BRI memiliki batas pendapatan minimal yang spesifik, tetapi peminjam harus menunjukkan bahwa mereka memiliki sumber pendapatan yang cukup untuk membayar cicilan. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman, pastikan penghasilan Anda cukup untuk memenuhi persyaratan tersebut.(**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: