Ratusan Masyarakat Bengkulu Tukarkan Uang Rupiah Baru untuk Keperluan THR

Ratusan Masyarakat Bengkulu Tukarkan Uang Rupiah Baru untuk Keperluan THR

Masyarakat Bengkulu saat menukarkan uang ke layanan kas Bank Indonesia-(foto: istimewa)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Ratusan masyarakat Bengkulu, Senin pagi (25/3/2024)  memadati View Tower Bengkulu.

Bukan tanpa sebab, ternyata mereka mengantri untuk melakukan penukaran uang pecahan rupiah baru untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 nanti.

Diungkapkan Anika  warga Kota Bengkulu, ia rela mengantri sejak pagi hanya untuk menukarkan uang pecahan rupiah dengan pecahan kecil melalui layanan kas keliling Bank Indonesia Provinsi Bengkulu.

Kegiatan penukaran uang rupiah baru ini sudah dilakukan Anika sejak dua tahun terakhir. Dimana nominal uang yang ditukarkan berjumlah Rp 3 juta.

"Ini kali kedua tukar uang rupiah disini. Tadi saya menukarkan uang sebesar Rp 3 juta dengan uang pecahan kecil dari Bank Indonesia. Seperti Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 1 ribu," ujar Anika.

Ia menambahkan, uang rupiah pecahan kecil ini nantinya akan digunakan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) pada Idul Fitri 2024 nanti.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2024 Diprediksi Meningkat 30 Persen

Namun sebelum menukarkan uang pecahan kecil itu, Anika lebih dulu mendaftar secara online di aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) pada website www.pintar.bi.go.id.

Setelah mendaftar barulah pihak Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memberikan pelayanan penukaran uang rupiah pecahan kecil pada masyarakat.

"Sudah daftar dari kemarin ya, jadi datang kesini tinggal mengambil nomor antrian dan langsung dilayani," pungkasnya.

Berikut ini mekanisme penukaran uang rupiah 

• Jumlah penukaran uang Rupiah maksimal Rp4 juta.

• Masyarakat melakukan pendaftaran dan menentukan lokasi penukaran menggunakan Aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) pada website www.pintar.bi.go.id.

• Pemberian layanan secara go-show bagi masyarakat yang belum melakukan pendaftaran di PINTAR dapat dilakukan selama kuota masih tersedia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: