Begini Cara Menghilangkan Panu dengan Bahan Alami dan Aman

Begini Cara Menghilangkan Panu dengan Bahan Alami dan Aman

Panu memang ini bukan penyakit yang berbahaya, penderita penyakit ini akan sangat terganggu terutama oleh rasa gatal.--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Panu yang sering terjadi umumnya ada pada area dada, punggung, leher, perut, dan lengan atas. Menyebabkan gatal, tapi tidak berbahaya dan menular. Selain itu, Panu juga paling sering terjadi pada saat tengah menginjak masa remaja, dan dewasa.

Panu adalah infeksi jamur yang ditandai dengan bercak-bercak kecil, perubahan warna kulit berwarna putih, dan perubahan kulit menjadi bersisik. Bercak bisa lebih gelap, lebih terang dari warna kulit normal, atau bisa berwarna merah, coklat, atau merah muda. Kondisi ini dapat berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:Ini Dia Tips Padu Padan Luaran untuk Bekerja

Memang ini bukan penyakit yang berbahaya, penderita penyakit ini akan sangat terganggu terutama oleh rasa gatal. Selain itu, jika muncul di area kulit terbuka, misalnya di wajah, tentu akan mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri. Namun demikian, Kamu bisa mencoba cara menghilangkan panu dengan bahan alami sebagai solusinya.

Berikut berbagai gejala panu yang bisa segera kamu waspadai, antara lain:
Perubahan warna kulit, biasanya pada punggung, dada, dan perut. Bercak yang berubah warna dapat muncul di mana saja di tubuh Kamu dan bisa berwarna merah muda, kuning, coklat, cokelat atau putih.
Gatal di sekitar kulit yang ada panu
Bercak kulit yang bisa mengering dan membentuk sisik.
Bercak-bercak pada kulit yang tidak menjadi gelap atau kecokelatan di bawah sinar matahari.
Ternyata, panu terjadi ketika jamur Malassezia tumbuh dengan cepat di permukaan kulit. Malassezia ditemukan pada 90% kulit orang dewasa dan biasanya tidak menimbulkan masalah. Panu dapat berkembang jika Malassezia mulai berkembang lebih dari biasanya.

BACA JUGA:Cara Tarik Tunai Saldo Brizzi BRI Lewat ShopeePay

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko panu antara lain:
Keringat berlebihan (hiperhidrosis)
Pakaian yang tidak membuat kulit bernafas
Memiliki daya tahan tubuh yang lemah
Malnutrisi
Tinggal di lingkungan yang hangat dan lembab
Remaja dan dewasa muda
Perubahan hormonal
Kulit berminyak

BACA JUGA:Yamaha MX King 2024, Super Sporty dan Memukau

Berapa lama bisa sembuh panu?
Umumnya, panu mudah diobati. Kulit Kamu mungkin tetap lebih terang atau lebih gelap selama beberapa minggu atau bulan, tetapi pada akhirnya akan kembali ke warna normalnya. Namun, sebagian orang juga memerlukan obat yang lebih kuat dari penyedia layanan kesehatan terlebih jika mulai menyebar ke area tubuh lainnya.

Panu dapat muncul kembali, terutama di bulan-bulan musim panas. Mungkin sebagian dari kamu perlu menggunakan obat beberapa kali dalam setahun untuk mengontrol perubahan warna kulit supaya bisa mengantisipasi penyebaran panu lebih luas.

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Kasus Korupsi Dana KUR ke Pengadilan

Cara menghilangkan panu dengan bahan alami
Kamu bisa mencoba bahan-bahan alami ini untuk mengobati panu, berikut caranya:

1. Yoghurt
Yogurt merupakan salah satu makanan yang banyak mengandung probiotik. Kandungan ini sangat berguna untuk membunuh pertumbuhan jamur penyebab panu. Sebagai obat panu, Kamu bisa menggunakan yogurt tawar tanpa rasa, lalu oleskan saja pada area kulit yang terkena panu.

2. Kunyit
Salah satu rempah yang memiliki kandungan anti inflamasi adalah kunyit. Khasiat ini sangat berguna untuk mengobati peradangan kulit akibat infeksi jamur panu. Tidak hanya itu, perlu Kamu ketahui juga bahwa kunyit mengandung senyawa antioksidan kurkumin yang dapat mengatasi radikal bebas penyebab infeksi kulit, termasuk panu.Kamu hanya perlu menggiling 1 potong bumbu kunyit menggunakan parutan. Jika sudah, Kamu bisa langsung mengoleskannya pada kulit yang terinfeksi panu. Diamkan 15 menit, dan bilas bersih.

BACA JUGA:Angka Kemiskinan di Kota Bengkulu Turun Drastis, Dampak Program BPJS Gratis

3. Lengkuas atau Laos
Ambil lengkuas seukuran ibu jari Kamu. Kemudian tumbuk (jangan terlalu halus) dan campur dengan sedikit garam. Kemudian campuran ini dioleskan secara merata pada area kulit yang terinfeksi. Gosok kuat-kuat hingga kulit merah dan perih agar ramuan meresap ke dalam kulit.

4. Jeruk nipis
Campur air jeruk nipis dengan bubuk belerang secukupnya. Kemudian gosokkan secara merata pada area kulit yang terinfeksi. Gosok kulit dengan kuat hingga kulit memerah dan terasa perih agar ramuan meresap ke dalam kulit.

5. Bawang Putih
Ambil bawang putih secukupnya. Sesuaikan dengan area panu yang akan dirawat. Kemudian tumbuk (jangan terlalu halus) dan usapkan secara merata pada area kulit yang terinfeksi. Gosok kulit dengan kuat hingga kulit memerah dan terasa perih agar ramuan meresap ke dalam kulit.

BACA JUGA:Ini Dia Tips Kesehatan Bagi Wanita Memasuki Usia 30 Tahun

6. Belimbing dan kapur sirih
Kombinasi belimbing wuluh dengan kapur sirih akan menjadi bahan yang sangat efektif dan ampuh untuk mengobati panu dan jamur.

7. Madu
Menggunakan madu juga merupakan salah satu pengobatan rumah yang paling mudah untuk infeksi jamur karena mengandung hidrogen peroksida, sangat efektif untuk membunuh jamur dan bakteri yang menyebabkan infeksi kulit.

8. Jahe
Bahan yang ada dalam jahe memiliki sifat antijamur yang kuat. Menambahkan jahe ke dalam makanan kita dalam bentuk teh jahe secara efektif membantu mencegah dan mengobati infeksi kulit seperti panu.

9. Bawang putih
Bawang putih adalah salah satu herbal antijamur dan antimikroba yang paling ampuh. Mereka yang makan bawang putih secara teratur kurang rentan terhadap infeksi kulit. Kamu juga bisa mengoleskan ke area yang terinfeksi selama sekitar tiga puluh menit.

BACA JUGA:Pilkita, Obat yang Ampuh Atasi Pegal Linu yang Bisa Kamu Coba!

10. Tea tree oil
Tea tree oil secara alami antijamur dan antibakteri. Ini adalah salah satu pengobatan rumah yang paling efektif untuk mengobati infeksi kulit.

11. Coconut oil
Menerapkannya di atas kulit menjadikannya obat topikal yang baik dan aman. Karena mudah di kulit, itu juga berguna untuk mengobati kurap kulit kepala, loh. Gunakan di atas kulit tiga kali sehari.

12. Cuka sari apel
Cuka sari apel memiliki sifat antijamur. Kamu bisa mencampur dua sendok makan dalam air hangat dan meminumnya atau mencelupkan bola kapas ke dalamnya dan mengoleskannya ke kulit. Melakukan hal ini tiga kali sehari akan memberikan hasil yang bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: