Jonaidi Terus Perjuangkan Jalan Padang Capo

Jonaidi Terus Perjuangkan Jalan Padang Capo

TAIS, bengkuluekspress.com - Satu persatu aspirasi masyarakat Padang Capo Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma diperjuangkan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Seluma, Jonaidi SP membuahkan hasil gemilang. Terbaru adalah pembangunan akses jalan menuju ke Desa Padang Capo Kecamatan Lubuk Sandi ini sejak 2021 telah dianggarkan Rp 15 miliar, namun karena sempat terkendala izin pinjam pakai kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu jalan Padang Capo tetap akan menjadi perjuangan hingga benar benar terhubung dengan Air Kelinsar Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan yang melintasi kawasan hutan lindung “Alhamdulillah tahun ini bisa realisasi walaupun prosesnya panjang yang terlebih dahulu harus mengantongi izin pinjam pakai kawasan ini. Dengan konsekwensinya adalah pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pengelolaan seputaran taman buruh dan ini akan dilakukan secara bertahap dengan kemampuan anggaran provinsi Bengkulu,” ujar Jonaidi yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra ini. Ditegaskan, ling jalan yang baru dibuka ini adalah link jalan strategis yang menjadi prioritas Gubernur Bengkulu untuk akses Provinsi Bengkulu ke provinsi tetangga Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan.  Termasuk diproses juga sudah menunggu, mengingat dipenghujung Desa Padang Capo Kabupaten Seluma ada terdapat kawasan Hutan Lindung(HL) yang harus juga diusulkan pinjam pakai kawasan HL ke Kementerian yang akan dipergunakan untuk infrastruktur. “Nah itu pinjam pakai kawasan HL masih diurus proses perizinannya. Nah sebelum perizinan keluar kita juga belum bisa menembus hutan lindung,” sampainya sesaat setelah karya bakti TNI Korem 041/Gamas TA 2022. Jonaidi mengatakan, dengan infrastruktur dasar itu mobilitas warga desa bisa maksimal dan kesejahteraan masyarakat di pedalaman ini bisa terangkat. Efek lainnya hasil pertanian dan hasil pertanian menjadi mahal dan kesejahteraan ikut dirasakan warga. “Walaupun strukturnya belum hotmik namun tahap awal ini memang harus dilakukan pengerasan yang akan dilakukan ini. Yang jelas jalan padang capo tetap menjadi prioritas untuk di tingkatkan,” ujar aktivitas GMNI ini. Diketahui terhitung dari tahun 2020 lalu Pemerintah Provinsi  Bengkulu sudah mengalokasikan anggaran untuk pembukaan badan jalan Rp 15 M. Namun karena sempat terkendala izin pinjam pakai kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu. Sehingga baru bisa terlaksana tahun ini setelah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi dengan BKSDA serta Dirjen Dirjen BKSDA Pada 1 Februari 2022 lalu, tentang perjanjian kerjasama kepentingan strategis yang tidak terelakan. Sementara itu, Kepala Desa Padang Capo Ilir Buhirman Tono Kepada BE sangat bersyukur dengan dimulainya pembangunan akses jalan menuju ke desa sudah sangat dinantikan sejak tahun pertama kali di buka tahun 1996 lalu. Bersama masyarakat, akses jalan ini jelas sangat membantu hasil pertanian dan perkebunan semakin lancar dan mobilitas warga semakin lancar. “Kami sudah sangat senang dan bangga adanya pembangunan jalan ke desa kami pak dan terimakasih aspirasi kami sudah didengarkan dan direalisasikan oleh TNI yang sudah melakukan karya bakti,” sampainya. (333/PRW)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: