Palsukan Dokumen Langsung Dicoret

Palsukan Dokumen Langsung Dicoret

Tinggi Badan Tolak Ukur CPNS Kemekumham

BENGKULU, bengkuluekspress.com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Bengkulu mulai melakukan seleksi CPNS formasi penjaga tahanan dan pemeriksa keimigrasian. Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Abdul Hany BcIP SPd MH melalui Kabag Umum Pungka M Sinaga SKOM MH, mengatakan seleksi yang dimulai tanggal 16-20 Desember di Kampus FMIPA Universitas Bengkulu (Unib) Program Ilmu Kesehatan (kampus eks Akper Provinsi Bengkulu) Padang Harapan itu, untuk memverifikasi berkas syarat peserta CPNS dan mengukur tinggi badan peserta. Jika terdapat dokumen syarat fisik yang dipalsukan, maka dipastikan peserta akan dicoret.

“Semua berkas syarat yang telah diunggah saat pendaftaran dan dinyatakan lulus verifikasi online, akan diperiksa satu persatu fisiknya,” terang Pungka saat di di Kampus FMIPA Unib, kemarin (16/12).

Dijelaskannya, verifikasi dokumen asli ini menjadi bagian paling penting. Ada 9.884 pelamar yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) formasi penjaga tehanan. Peserta itu berhak mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan. “Sehari rata-rata 2 ribu pelamar yang kita seleksi,” tambahnya. Jika peserta yang dinyatakan MS itu tidak hadir, maka panitia akan langsung menggugurkan peserta. Begitupun tinggi badan yang tidak sampai minimal 155 cm perempuan dan laki-laki 160 cm, juga akan langsung digugurkan. “Tinggi badan minimal tidak sampai, tidak hadir langsung kita gugurkan,” tegas Pungka.

Tahapan seleksi calon penjaga tahanan dan pemeriksa keimigrasian lulusan SMA sederajat dimulai dari registrasi, setelah peserta diperiksa tinggi badan baru dilanjutkan ke pemeriksaan dokumen asli. Jika semua memenuhi syarat, maka panitia akan langsung cetakan nomor peserta ujian untuk tes SKD. “Yang memenuhi syarat, langsung kita cetak nomor peserta ujiannya,” bebernya.

Pungka juga menegaskan, jika peserta yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mengajukan sanggahan, dari tanggal 13-15 Desember melalui akun masing-masing di https://sscasn.bkn.go.id. Peserta yang lulus setelah masa sanggah akan diumumkan 19 Desember di laman https://cpns.kemenkumham.go.id. Ribuan peserta tes ini akan memperebutkan 31 formasi CPNS, yaitu 25 penjaga tahanan pria, 3 penjaga tahanan perempuan dan 3 pemeriksa keimigrasian. “Setelah selesai mengikuti tahapan pengukuran tinggi badan dan verifikasi dokumen asli, ada seleksi selanjutnya yaitu tes SKD dan SKB,” tutur Pungka.

Dari ribuan peserta SKD ini nantinya hanya akan diambil 93 orang yang lulus passinggrade (nilai ambang batas, red), dan menggunakan sistem perangkingan atau 3 kali jumlah formasi. Untuk ditetapkan sebagai peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pada tahapan SKB, ada 2 tes yang harus diikuti peserta, yaitu kesamaptaan dan Wawancara Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK). “Jadwal SKD dan SKB kepastinya kita masih menunggu petunjuk. Insyallah sesuai tahapan tetap dilakukan tahapn depan,” tutupnya.

Antisipasi Kebocoran Soal

Untuk mencegah terjadinya kebocoran soal pada tes cat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 ini, UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bengkulu tidak akan menggunakan server milik Universitas Bengkulu, melainkan akan membawa sendiri server dari pusat.

\"Ya rencananya server tersebut akan mulai digunakan tepat pada hari H pelaksanaan ujian,\" ucap Kepala UPT BKN Bengkulu, Joko Warsito, kemarin (16/12).

Ia menjelaskan, sekarang ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah memutuskan jika tes CAT CPNS 2019 akan dipusatkan di Universitas Bengkulu (UNIB), setelah melalui proses peninjauan pada Jumat lalu dan Unib dianggap layak untuk menjadi tempat tes CAT tersebut. \"Meskipun kita melaksanakan tes CAT nya di Unib, tetapi untuk servernya kita bawa dari pusat, hal itu tidak lain untuk menghindarai hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran soal ataupun menghindari ganguan jaringan internet nantinya,\" bebernya.

Ia mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Unib yang telah bersedia menjadi lokasi untuk pelaksanaan ujian tes CAT, oleh sebab itu walaupun dianggap layak dari segi sarana dan prasana juga jaringan dan tenaga TIK-nya, tetapi BKN tidak serta merta juga mempercayakan sepenuhnya soal tes online melalui Unib. \"Kita lakukan ini agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan pas pelaksanaan tes nantinya, untuk menjaga kesterilan soal ujian, makanya kita menggunakan server sendiri,\" tuturnya saat itu.

Sementara itu, Kasubag Umum LPTIK Unib, Totok Hadimurtono mengatakan, jika pihak Universitas Bengkulu sendiri menghargai keinginan BKN Bengkulu karena server dari Unib juga di akses secara publik, maka demi keamanan dan SOP yang ada, pihak Unib akan menyediakan tempat khusus untuk server tes CPNS yang akan dibawa dari pusat tersebut nantinya. \"Bagi kita tidak ada masalah, apalagi ini demi menjaga kelancaran waktu tes CAT nanti, yang terpenting sekarang ini kita mau menyiapakan tempat dan ruangan khusus untuk server yang akan dibawa dari pusat tersebut,\" jelasnya.

Untuk diketahui, BKN Bengkulu sendiri juga memperbolehkan bagi instansi vertikal yang ada di Bengkulu untuk dapat melaksanakan tes cat CPNS 2019 ini ditempat lain secara mandiri. Seperti diketahui instansi vertikal yang membuka tes CPNS tahun ini, seperti Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Kejaksaan Bengkulu membuka tes CPNS 2019. (529/151)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: