Kucuran Dana Desa Meningkat

Kucuran Dana Desa Meningkat

Pemberdayaan Masyarakat Jadi Prioritas

BENGKULU, bengkuluekspress.com - Pemerintah pusat pada 2020 mendatang akan menyalurkan dana desa (DD) untuk Provinsi Bengkulu sebesar Rp 1,09 triliun atau meningkat dibanding tahun ini sebesar Rp 1,07 triliun. Kenaikan dana desa tersebut diharapkan dapat memberdayakan masyarakat sehingga bisa mengembangkan potensi ekonomi yang ada di desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, H Syahroni mengatakan, penggunaan dana desa akan lebih ditingkatkan untuk pemberdayaan masyarakat desa dan pengembangan potensi ekonomi desa, sehingga dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa.

\"Dana desa diharapkan dapat mendorong inovasi dan entrepreneur baru, sehingga produk-produk lokal yang dimiliki oleh setiap desa dapat dipasarkan secara nasional, bahkan global, melalui market place,\" kata Syahroni, kemarin (2/12).

Menurutnya, desentralisasi fiskal di Indonesia pada 2020 telah mencapai dua dasawarsa. Sejak pertama kali dialokasikan, anggaran Transfer ke daerah dan dana desa sudah meningkat sangat signifikan. Pada 2020, pemerintah akan mengalokasikan anggaran transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 10,99 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan realisasi di tahun 2019.

Peningkatan alokasi tersebut akan diiringi dengan peningkatan kualitas implementasinya, agar belanja pemerintah daerah dapat meningkatkan 18 layanan dasar publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan. \"Dalam lima tahun terakhir, hasil dari dana transfer ke daerah dan dana desa sudah dirasakan oleh sebagian besar masyarakat melalui peningkatan kinerja pelayanan dasar publik, seperti akses rumah tangga terhadap sanitasi dan air minum layak, persalinan yang dibantu oleh tenaga kesehatan, serta angka partisipasi murni (APM) dari PAUD sampai dengan SMA sederajat,\" tuturnya.

Selain itu, ia berharap kucuran dana yang diberikan oleh Pemerintah Pusat ke desa dapat dikelola dengan baik oleh kepala desa dan perangkatnya. Pasalnya, dana tersebut memang diperuntukan bagi pembangunan dan kemajuan desa masing-masing. \"Dana desa yang besar itu tentunya bisa digunakan untuk mengakomodir kegiatan yang belum dianggarkan oleh daerah,\" ujar Syahroni.

Ia menambahkan, dana desa juga bisa digunakan demi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan desa. Terlebih lagi dengan adanya dana desa ini bisa membawa dampak positif bagi kepentingan masyarakat. \"Kalau tidak dioptimalkan untuk pembangunan desa masing-masing, jelas sangat disayangkan. Alangkah baiknya lagi kalau dana desa ini bisa digunakan untuk peningkatan sarana umum,\" tutupnya.

Sementara itu, Pakar Ekonomi Universitas Bengkulu, Prof Kamaludin MM mengatakan, pemerintah harus memiliki kiat khusus untuk mengoptimalkan penyerapan dana desa pada 2020 mendatang. Salah satunya dengan menggelar Pendampingan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD).

Pengoptimalan penyerapan anggaran ini dinilai penting karena alokasi dana desa harus tepat sasaran hingga bisa menurunkan angka kemiskinan di Bengkulu. Apalagi, dana desa yang dianggarkan Bengkulu jumlahnya cukup besar. \"Alokasi dana desa di Bengkulu pada 2020 kan meningkat. Oleh sebab itu kami berharap dana ini bisa digunakan secara optimal untuk mempercepat kemajuan di Bengkulu. Salah satunya untuk penurunan kemiskinan,\" kata Kamaludin.

Ia menambahkan, pengentasan kemiskinan di Bengkulu telah tertuang dalam program yang diusung Gubernur Bengkulu. Menurutnya program ini berfokus pada pengentasan kemiskinan. Selain itu, program ini juga berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasi dan mendorong pemberdayaan masyarakat desa. \"Kemiskinan merupakan PR besar kita bersama dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Di samping itu, prioritas lainnya yaitu penurunan stunting dan peningkatan angka partisipasi sekolah dengan mendorong peningkatan IPM. Ini semua harus bisa kita fasilitasi lewat alokasi dana desa yang diterima,\" tutupnya.(999)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: