Banner HONDA

Desember 2026, RS Pratama Ipuh Ditargetkan Layani Pasien BPJS

Desember 2026, RS Pratama Ipuh Ditargetkan Layani Pasien BPJS

Desember 2026, RS Pratama Ipuh Ditargetkan Layani Pasien BPJS--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kabar baik bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Mukomuko. Rumah Sakit (RS) Pratama Ipuh ditargetkan mulai melayani pasien peserta BPJS Kesehatan pada Desember 2026 mendatang. Jika terealisasi sesuai jadwal, warga tidak perlu selalu menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, mengatakan saat ini pemerintah daerah masih mengupayakan penyelesaian sejumlah persyaratan untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, berbagai persiapan terus dilakukan agar target kerja sama tersebut bisa terealisasi pada akhir tahun ini. Dengan begitu, RS Pratama Ipuh dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan menggunakan jaminan BPJS.

"Target kita Desember sudah bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sekarang persyaratan yang dibutuhkan masih kita lengkapi dan upayakan agar seluruh prosesnya bisa selesai sesuai rencana," kata Jajat.

BACA JUGA:Jelang Pilkades, DPMD Mukomuko Ingatkan 37 Desa Patuhi Masa Tenang

BACA JUGA:PNS Mukomuko Diingatkan, Jangan Live Streaming Saat Jam Kerja

Ia menjelaskan, kerja sama dengan BPJS menjadi salah satu hal penting untuk memperluas pemanfaatan RS Pratama Ipuh. Sebab, keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini harus mempertimbangkan jarak ketika membutuhkan pelayanan medis.

Warga Kecamatan Ipuh dan sejumlah kecamatan di sekitarnya nantinya memiliki alternatif fasilitas kesehatan yang lebih dekat. Terlebih bagi peserta BPJS yang membutuhkan pelayanan rumah sakit, akses yang lebih mudah tentu menjadi salah satu hal yang diharapkan masyarakat.

Jajat mengatakan, pihaknya terus mendorong agar seluruh kebutuhan dan ketentuan yang dipersyaratkan dapat dipenuhi. Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses kerja sama, tetapi juga untuk memastikan rumah sakit siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita ingin keberadaan RS Pratama Ipuh benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai fasilitasnya sudah tersedia, tetapi warga belum bisa mengakses pelayanan menggunakan BPJS. Karena itu, persiapannya terus kita dorong," ujarnya.

Ia berharap, setelah kerja sama dengan BPJS Kesehatan terealisasi, pelayanan di RS Pratama Ipuh dapat semakin menjangkau masyarakat di wilayah selatan Mukomuko. Dengan demikian, warga memiliki pilihan tempat berobat yang lebih dekat dan tidak harus selalu menuju rumah sakit di wilayah pusat kabupaten.

Meski demikian, realisasi pelayanan bagi peserta BPJS tetap bergantung pada penyelesaian persyaratan dan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dinkes menargetkan seluruh tahapan tersebut dapat dituntaskan sehingga pelayanan bisa dimulai pada Desember mendatang. (**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: