Banner HONDA

Frenky Janes Soroti Pelayanan RSUD Mukomuko, Anggaran Besar Harus Berdampak

Frenky Janes Soroti Pelayanan RSUD Mukomuko, Anggaran Besar Harus Berdampak

Anggota Komisi III DPRD Mukomuko, Frenky Janes, menyoroti kualitas pelayanan RSUD Mukomuko.--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko, Frenky Janes, meminta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko membenahi kualitas pelayanan kesehatan. Ia mengingatkan agar besarnya anggaran yang dialokasikan untuk rumah sakit tersebut sebanding dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Frenky menilai, dukungan anggaran untuk rumah sakit daerah harus diikuti perbaikan pelayanan, mulai dari keramahan petugas, kecepatan penanganan pasien hingga kenyamanan selama menjalani pengobatan.

"Jangan sampai anggarannya besar, tapi masyarakat masih saja mengeluh soal pelayanan. Kalau sudah begitu, tentu kita perlu melihat lagi apa yang harus dibenahi. Karena yang kita inginkan, anggaran itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Frenky, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, keluhan masyarakat tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Evaluasi diperlukan agar pelayanan RSUD Mukomuko semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tetap terjaga.

Ia juga mengingatkan kemungkinan masyarakat memilih berobat ke luar daerah apabila merasa pelayanan di rumah sakit setempat belum memenuhi harapan.

BACA JUGA:Hotel Santika Bengkulu Hadirkan Empat Menu Spesial Selama Oktober

BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Minta OPD Tak Ragu Serap Anggaran, Tetap Sesuai Aturan dan Konsultasi ke Kejari

"Kalau masyarakat sudah mulai kehilangan kepercayaan, ini yang harus jadi perhatian. Jangan sampai warga kita justru lebih memilih berobat ke luar daerah karena merasa pelayanan di rumah sakit sendiri belum memuaskan," katanya.

Frenky menegaskan, DPRD pada prinsipnya mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas RSUD Mukomuko. Namun, dukungan tersebut harus disertai perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga mereka.

Karena itu, ia meminta manajemen rumah sakit mengevaluasi persoalan pelayanan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, bukan hanya mengandalkan penambahan anggaran sebagai solusi.

"Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, ya segera diperbaiki. Jangan hanya sibuk mengusulkan anggaran, sementara persoalan pelayanan yang dikeluhkan masyarakat belum juga selesai. Kita ingin RSUD ini semakin baik," tegasnya.

Frenky mengatakan, kualitas pelayanan akan menjadi salah satu pertimbangan Komisi III DPRD Mukomuko dalam membahas usulan anggaran rumah sakit pada masa mendatang. Menurutnya, setiap pengajuan anggaran harus memiliki tujuan dan manfaat yang jelas, terutama untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Ia bahkan membuka kemungkinan evaluasi lebih ketat terhadap usulan anggaran, termasuk memangkas pos belanja yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, apabila tidak ada perbaikan pelayanan yang berarti.

"Bukan berarti kita tidak mau mendukung anggaran RSUD. Tapi kalau pelayanan tidak juga membaik, tentu usulan anggarannya akan kita lihat lagi. Jangan sampai anggaran terus bertambah, tapi hasilnya tidak dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: