Banner HONDA

Puluhan Ribu Warga Mukomuko Belum Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Puluhan Ribu Warga Mukomuko Belum Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Puluhan Ribu Warga Mukomuko Belum Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis--

BENGKULUEKSPRESS.COM — Puluhan ribu warga Kabupaten Mukomuko hingga kini belum memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dari total sasaran sebanyak 94.871 peserta, capaian pelayanan hingga pekan kedua Agustus 2026 baru mendekati 40 persen.

Program yang dijalankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko tersebut masih terus berlangsung melalui seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan.

Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah daerah karena pemeriksaan kesehatan sejak dini dinilai penting untuk mengetahui kondisi tubuh, termasuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang belum menimbulkan gejala.

Kepala Dinkes Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi, mengatakan capaian pelayanan CKG masih terus didorong agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan gratis.

“Capaian peserta yang telah terlayani hampir menembus 40 persen,” kata Jajat.

Menurutnya, masyarakat yang belum mengikuti CKG masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelayanan dengan mendatangi puskesmas terdekat. Pemeriksaan diberikan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, anak usia sekolah, remaja hingga orang dewasa.

Jajat menegaskan, CKG tidak sebatas kegiatan pemeriksaan awal. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya indikasi gangguan kesehatan, peserta dapat diarahkan untuk memperoleh penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

BACA JUGA:Jam Mengajar Guru Jadi Sorotan, Pemkab Mukomuko Kaji Penataan Antar-Sekolah

BACA JUGA:Sayuran Cepat Layu? Ini Cara Menyimpannya agar Tetap Segar

“CKG tidak hanya skrining awal. Program ini juga mengarah pada tindak lanjut pengobatan nyata di berbagai puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan,” jelasnya.

Ia menerangkan, jenis pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia dan kondisi peserta. Sejumlah pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain tekanan darah, gula darah, kesehatan mata hingga pemeriksaan rekam jantung bagi peserta yang memiliki faktor risiko tertentu.

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk menentukan langkah berikutnya. Dengan pola itu, CKG diharapkan tidak berhenti pada pencatatan hasil pemeriksaan, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai.

“Tim kesehatan terus memberikan pelayanan. Silakan masyarakat langsung datang agar dilakukan cek kesehatannya,” pungkas Jajat.

Sementara itu, pelayanan CKG juga kembali digelar secara serentak di seluruh Provinsi Bengkulu pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: