Agustus 2026, Ribuan KPM di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Agustus 2026, Ribuan KPM di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko. Sebanyak 226.680 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah ini dipastikan bakal menerima kucuran bantuan pangan pokok berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat yang dijadwalkan cair pada Agustus 2026 mendatang.
Penyaluran bantuan jaring pengaman sosial ini merupakan akumulasi alokasi dua bulan, yakni untuk periode April dan Mei 2026, yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu di seluruh wilayah kecamatan.
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya bersama Perum Bulog tengah merampungkan seluruh skema teknis pengiriman agar proses distribusi berjalan lancar.
Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli serta menekan risiko kerawanan pangan warga. Kita jadwalkan cair pada Agustus mendatang," ujar Elxsandi.
menjelaskan, besarnya kuota penerima yang mencapai ratusan ribu keluarga membuat persiapan teknis di lapangan harus dilakukan secara teliti. Koordinasi intensif terus digencarkan bersama Bulog selaku penyedia logistik.
BACA JUGA:Petani Sawit Mengeluh, Hanya 22 dari 42 PKS di Bengkulu Rutin Laporkan Harga TBS
BACA JUGA:Berkas Korupsi Kredit Pensiunan Bank Bengkulu Segera Dilimpahkan ke JPU, Kejari Buka Peluang Tersangka Baru
BACA JUGA:Petani Sawit Mengeluh, Hanya 22 dari 42 PKS di Bengkulu Rutin Laporkan Harga TBS
Fokus utama persiapan saat ini meliputi pemutakhiran basis data penerima dari pemerintah pusat serta pemetaan moda transportasi pengiriman hingga ke tingkat desa.
"Kami bersama pihak Bulog sedang mematangkan seluruh kesiapan di lapangan. Fokus kita memastikan kevalidan data penerima serta ketersediaan stok di gudang, agar saat penyaluran tidak ditemui hambatan administrasi maupun kendala distribusi," jelasnya.
Guna mengantisipasi potensi kekeliruan data, penumpukan stok, hingga risiko salah sasaran, Pemkab Mukomuko bakal menerjunkan tim khusus untuk mengawal proses distribusi secara berjenjang.
Pemkab memastikan seluruh bantuan harus diterima secara utuh oleh warga yang masuk dalam kategori kurang mampu.
"Pengawasan lapangan akan dilakukan secara berjenjang oleh tim Pemkab. Sinergi lintas instansi ini penting untuk meminimalisir potensi kekeliruan data maupun keterlambatan pengiriman. Hak masyarakat kurang mampu ini harus utuh sampai ke tangan yang benar-benar berhak," tegas Elxsandi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

